Furniture Row Racing: Meraih Kemenangan Dari Luar Carolina Utara

Karyawan tim FRR sedang membangun mobil

Siapa yang tidak senang jika melihat sesuatu yang sering kita anggap remeh atau kecil tiba-tiba bisa mengejutkan dunia lewat pencapaian yang mereka raih? Barangkali hanya sedikit di dunia ini yang punya pikiran kecil seperti itu, atau mungkin kebanyakan kita menganggapnya sebagai keberuntungan semata. Apapun yang ada di pikiran Anda, setidaknya raihan yang mereka raih patut kita apresiasi karena bagaimanapun juga mereka meraihnya lewat perjuangan atau kerja keras, bukan semata terpaku pada faktor X dan tim Furniture Row Racing (FRR) bersama Martin Truex Jr. memberikan kita bukti nyata hal tersebut lewat kemenangan di Pocono bulan Juni 2015 lalu.

Lomba di Pocono akan selalu dikenang oleh seluruh isi tim FRR karena untuk kedua kalinya dalam sejarah Sprint Cup Series, tim dari luar kiblat NASCAR di Carolina Utara mampu memenangi lomba. Dan untuk kedua kalinya juga Barney Visser, veteran perang Vietnam, pengusaha mebel yang sekaligus jadi pemilik tim Furniture Row membuktikan kepada kita bahwa lewat usaha keras mereka mampu mengalahkan raksasa-raksasa NASCAR yang kebanyakan berasal dari Carolina Utara.

“Kemenangan yang kami raih di Pocono tidak bisa digambarkan penuh lewat kata-kata,” kata mandor tim Johnny Roten, yang seperti kebanyakan kru tim FRR memilih menyaksikan balapan tersebut di televisi. “Semua orang d dalam tim kami seakan mendapat motivasi baru dan mereka seolah berada di langit kesembilan berkat kemenangan tersebut. Semua kerja keras, semua yang telah kami bangun sejak awal berdirinya tim sampai saat ini telah menjadi kenyataan bagi kami. Lihatlah di sekitar kantor kami, setiap orang memiliki semangat baru pada langkah mereka.”

Martin Truex Jr. memimpin perlombaan di Pocono tersebut selama 97 lap sampai bendera kemenangan dikibaskan. Sebelumnya ia sukses memimpin lap terbanyak dalam empat lomba beruntun tapi masih belum bisa mendekatkan diri pada kemenangan. Jeff Gordon adalah pembalap terakhir yang memimpin lap paling banyak di empat balapan berturut-turut pada tahun 2001.

Truex dan kepala krunya yang baru di musim 2015 ini yaitu Cole Pearn langsung naik menjadi dua bintang utama tim ini. “Melihat wajah semua orang pagi ini ketika Anda pertama kali berjalan masuk di pintu kantor itu cukup mengagumkan,” kata Pearn. “Banyak ucapan selamat dan pelukan. Itu membuat Anda benar-benar menyadari betapa semua orang bekerja keras demi mewujudkan kemenangan dan kemenangan tersebut bermakna luar biasa bagi semua orang yang bekerja di sini.”

Sang pemilik tim Barney Visser menghadiri hampir setiap balapan. Namun ia tidak hadir saat lomba di Pocono karena menghadiri acara lain. Pun demikian dengan ia yang juga tidak hadir saat timnya meraih kemenangan perdana di Darlington pada 2011 melalui pembalap Regan Smith. Visser bercanda bahwa kini mungkin akan lebih banyak karyawan timnya yang berharap sang bos tidak hadir saat lomba agar bisa meraih kemenangan lagi.

Dominasi Truex di mulai pada 9 Mei di Kansas City ketika ia start di posisi keempat dan finis kesembilan setelah memimpin 95 lap dan dipaksa untuk melakukan pitstop bahan bakar saat lomba mendekati akhir. FRR memberi Truex mobil baru untuk balapan di Kansas yang juga digunakan di Dover dan Charlotte. Ia lantas memiliki mobil baru lain untuk lomba di Pocono.

“Kami mengambil lompatan kinerja yang cukup baik di Kansas namun itu tidaklah cukup,” kata Pearn. “Itulah balapan, Anda nyaris menang tapi akhirnya tidak, namun itu jadi modal tersendiri bagi kami untuk selalu memperbaiki diri dan mengambil kesempatan serta risiko yang ada untuk meraih kemenangan tersebut sekaligus memberi bukti pada semua orang soal status kami yang bukan lagi sebagai penggembira.”

Usai menang di Pocono, tim FRR tidak larut dalam euforia kemenangan. Mereka langsung mempersiapkan diri untuk lomba selanjutnya. Mereka sadar perjuangan di depan masih panjang bagi tim di musim 2015 ini.

“Kami bersemangat dan optimis hadapi lomba selanjutnya, kami berpikir mobil kami bisa tampil lebih baik untuk lomba di Michigan pekan selanjutnya,” kata manajer umum tim Joe Garone.

Garone telah dengan bergabung dengan FRR sejak awal 2005 saat tim dibangun. Dalam membandingkan dua kemenangan yang sudah di raih tim, ia berkata: “Kemenangan pertama (di Darlington 2011) adalah kemenangan pertama dan tidak peduli bagaimana Anda menghabiskan karir Anda demi mencoba mendapatkan kemenangan pertama tersebut. Kemenangan yang sudah diraih dengan susah payah tersebut tidak akan bisa tergantikan oleh kemenangan-kemenangan lainnya.

Sementara untuk kemenanangan kedua saat ini, kami meraihnya dengan cara berbeda dimana sebelumnya kami selalu nyaris menang tapi akhirnya gagal. Kami berusaha agar apa yang sudah kami kerjakan tidak gagal lagi dan akhirnya bisa terwujud di Pocono lalu.”

Visser mengatakan ia menikmati kemampuan timnya yang cukup konsisten di kompetisi musim ini.

“Bagi saya, sebuah kemenangan yang diraih bermakna amat besar. Tapi saya lebih bersemangat tentang bagaimana tim balap berjalan dari minggu ke minggu seperti sekarang. Ini sesuatu yang selalu membuat saya antusias,” katanya.

Terjemahan dengan sedikit perubahan dari: http://www.denverpost.com

Pos ini dipublikasikan di Motorsport dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.