Pengawasan dalam Lomba Balap F1

Kontrol pengawasan lomba F1

FORMULA 1 Selama akhir pekan Grand Prix, kontrol balapan menjadi pusat utama dari sebuah balapan Formula Satu, yang bertanggung jawab untuk memantau dan mengawasi semua tahapan latihan, kualifikasi dan sesi balapan.

Fasilitas bervariasi antara sirkuit yang berbeda, tetapi semua memiliki beberapa fitur kunci penting yang sama untuk memungkinkan Direktur Balapan FIA dan stafnya untuk membuat keputusan yang tepat untuk menjaga hal-hal yang aman, legal dan terjadwal.

Layar monitor akan memberikan gambar dari setiap bagian sirkuit dengan sistem Closed Circuit Television (CCTV) khusus. Hal ini memungkinkan lokasi masalah dapat dideteksi dengan cepat dan tindakan yang tepat dapat diambil.

Data waktu juga akan didapatkan para pengawas lomba dengan feed informasi yang sama dengan yang diberikan kepada tim (Anda bisa melihatnya saat balapan ketika liveticker waktu muncul di layar TV Anda). Perbedaannya, Direktur Perlombaan memiliki akses tambahan data seperti pengukur kecepatan pitlane, sehingga ia bisa memastikan bahwa semua sesi berjalan dengan aman dan sesuai peraturan yang berlaku.

Ada juga telepon dan radio kontak dengan pos-pos marshall, komunikasi radio dengan sopir safety car, sopir mobil medis dan dengan pusat kesehatan sirkuit, sehingga jika terjadi masalah besar Direktur Balapan dapat tetap mengontak penuh dengan orang-orang yang relevan. Termasuk dalam hal ini adalah tanggung jawab pengawas lomba untuk mengeluarkan safety car saat diperlukan dan memanggilnya kembali ke pit pada waktu yang tepat.

Direktur Balapan akan dibantu oleh para personel FIA lainnya dan juga staf dari sirkuit lokal itu sendiri. Sebuah bagian penting dari tanggung jawab kontrol balap adalah mereka aktif mengawasi beragam insiden balapan dengan pembalap yang mungkin melanggar aturan datau melanggar kode etik olahraga yang mengatur balapan. Hukuman yang paling umum diberikan dalam insiden tersebut adalah ‘drive-through’ di mana seorang pengemudi harus masuk pitlane tanpa berhenti.

Untuk masalah disiplin lebih rumit, seperti siapa yang harus disalahkan dalam kecelakaan atau untuk kontak antara dua mobil atau lebih yang dapat dinilai pada akhir lomba. Selama proses ini tim bisa mengajukan permohonan peninjauan ulang sekaligus memberikan kesempatan bagi tim untuk membela perilaku pembalap mereka. Dalam hal insiden yang sangat serius – atau jika kondisi lintasan menjadi berbahaya (misalnya, akibat hujan sangat deras) – Direktur Balap juga bertanggung jawab untuk memutuskan apakah balapan harus dihentikan atau tidak.

Ini merupakan penghargaan untuk profesionalisme total para pria maupun wanita yang bekerja sebagai staf kontro lomba dalam sebuah lomba Grand Prix F1. Mereka pasti selalu berharap balapan berjalan mulus, tetapi mereka juga harus cepat bereaksi jika terjadi masalah.

Pos ini dipublikasikan di Formula 1 dan tag , . Tandai permalink.