Membedah Pakaian Balap Anti Api

Pakaian balap anti api

Sejak tahun 1975 FIA mengsyaratkan bahwa pakaian pembalap harus tahan api sehingga menawarkan perlindungan yang kuat pada saat terjadi kebakaran di mobil. Hal menjadi tantangan berat bagi setiap produsen baju balap yang harus mampu membangun sebuah baju balap dalam lima lapis dengan spek sama persis seperti pakaian astronot NASA. Saat ini kuncinya adalah Nomex®, yaitu sebuah bahan yang tahan api dan merupakan serat ringan yang mengalami pengujian termal di laboratorium. Pakaian balap berbahan ini mampu menahan kobaran api dengan suhu 400 sampai 800 derajat Celcius dalam waktu 11 detik setelah api menyala.

Pakaian balap mobil modern (yang juga dipakai oleh kru pit) memiliki fitur manset elastis pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki dan terbuat dari dua sampai empat lapis Nomex®. Sebuah lapisan Nomex® harus mengalami 15 kali pembasuhan serta 15 kali proses dry cleaning sebelum akhirnya diuji. Hal ini kemudian mengalami uji dalam suhu 600 hingga 800 derajat Celcius. Tingkat kritis tes sebesar 41 derajat Celcius harus bisa diminimalisir semaksimal mungkin dalam waktu 11 detik.

Rislesting pada setelan juga harus mampu menahan suhu yang sama dan tidak harus meleleh atau mentransfer panas menjadi lebih dekat dengan kulit pembalap. Bahkan tambalan di jas dan benang yang digunakan untuk menjahit bersama-sama harus tahan api. Di atas semua itu, pakaian harus ringan dan punya pori untuk udara untuk memungkinkan beberapa kilo keringat yang dihasilkan oleh pengemudi selama perlombaan untuk bisa dialirkan.

Pakaian balap juga harus memiliki dua strip besar pada bahu pengemudi. Tali ini harus mampu mendukung berat gabungan dari pengemudi dan kursi mobil yang dalam hal kecelakaan dapat dibongkar dan dibuka dengan mudah oleh marshal sebagai salah satu cara untuk meminimalkan risiko cedera serius.

Sarung tangan pengemudi juga terbuat dari Nomex® yang tipis, dengan telapak tangan dari bahan kulit suede untuk memberikan sensitivitas ketika kemudi. Sepatu pembalap juga harus dibuat tahan api dengan bahan dari kulit lembut yang empuk dengan tambahan sol karet yang membuatnya jauh lebih tipis daripada sepatu biasa untuk memberikan kontak yang akurat dengan pedal mobil. Di bawah pakaian balap utama ini, para pembalap juga memakai pakaian dalam yang juga terbuat dari bahan anti api, juga sebelum mengenakan helm, para pembalap harus memakai balaclava tahan api.

Pertanyaan yang sering dilontarkan fans, apakah pakaian balap yang dipakai pembalap di arena F1 sama dengan pakaian balap yang dipakai pembalap NASCAR, IndyCar atau balap mobil kelas dunia lainnya? Jawabannya adalah sama, karena pakaian balap ini harus lulus uji tes wajib FIA seperti yang dipaparkan diatas.

Tahukah Anda… bahwa pembalap yang memakai pakaian berbahan Nomex® anti api dapat bertahan selama 11 detik pada suhu 840 derajat Celcius? Sebagai perbandingan, suhu maksimum di sauna adalah 100 derajat. Suhu jika terjadi kebakaran rumah mencapai 800 derajat, sedangkan lava dalam letusan gunung berapi punya variasi suhu antara 750 sampai 1000 derajat.

Pos ini dipublikasikan di Formula 1, Motorsport dan tag , , , , . Tandai permalink.