Bedah Makna “Tim” di Arena Formula Satu

Tim Ferrari menyambut kemenangan Fernando Alonso di Malaysia 2012.

Dalam sebuah gelaran balapan, dapat dengan mudah kita katakan bahwa balapan F1 (atau balap mobil lainnya) hanya berawal dan berakhir dengan penampilan pembalap. Setelah itu semua kegunaan dan apapun yang terjadi di atas trek balap hanya digantungkan kepada sosok pembalap tersebut. Namun patut kita ketahui bahwa pembalap hanyalah seorang karyawan. Pembalap hanyalah bagian kecil dari anggota tim yang punya banyak karyawan. Tim (dalam Bahasa Inggris “Team”) sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti sebuah kelompok atau regu yang melakukan sebuah pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama. Mari kita bedah sedikit mengenai susunan tim F1.

Bos Tim
Darimana sosok bos tim F1 berasal tergantung juga darimana tim tersebut basisnya. Tim di F1 dibedakan menjadi dua, tim pabrikan dan tim privateer. Tim pabrikan biasanya mengangkat bos tim dari salah satu karyawan senior berpengalaman atau karyawan yang punya jabatan tertentu di tim tersebut. Contoh Ferrari dengan Stefano Domenicali sebagai bos timnya. Mr. Domenicali sudah bekerja di Ferrari sejak dekade 1990-an dan kemudian naik jabatan sebagai pimpinan Ferrari sejak 2008. Sebagai bos tim, ia bertanggung jawab penuh pada pimpinan perusahaan yaitu Luca Montezemolo yang menjadi Presiden Ferrari. Montezemolo juga tidak bisa seenaknya mengontrol Ferrari karena ia juga harus bertanggung jawab pada FIAT yang menjadi induk Ferrari di bawah pimpinan John Elkann, Lapo Elkann dan Andrea Agnelli.

Bagaimana dengan tim milik pribadi atau biasa disebut tim privateer? Pemilik biasanya mendirikan tim dan mempertaruhkan keuangan mereka sendiri untuk mendapatkan mobil yang siap bersaing. Dengan begitu banyak yang dipertaruhkan dalam sistem bisnis seperti ini. Biasanya pemilik tim hampir selalu pasti menjadi bos tim. Pemilik sekaligus bos tim yang terkenaldalam sejarah F1 adalah Ron Dennis dari McLaren dan Frank Williams yang memimpin tim Williams. Seorang pemilik sekaligus bos tim F1 terkenal masa lalu adalah Enzo Ferrari, yang mendirikan timnya di tahun 1940 sekaligus menjadi pemilik tim Ferrari sampai 1968 saat diambil alih FIAT. Enzo tetap menjadi bos tim Ferrari sampai ia meninggal dunia pada 1988. Bos tim juga tidak harus selalu diisi pria, seorang wanita juga bisa menjadi bos tim F1, contohnya Monisha Kaltenborn yang menjadi bos tim Sauber.

Direktur Komersial
Sebuah tim Formula Satu tim harus secara efektif mengelola aspek komersial dan teknis dan perusahaannya tersebut (tim F1 juga disebut sebagai perusahaan). Direktur komersial di tim F1 bertugas mencari sekaligus menarik minat sponsor melalui beberapa penawaran. Salah satu pekerjaan utamanya adalah untuk menentukan tingkat dana yang bersedia dibayarkan oleh sponsor dan penempatan logo stiker perusahaan yang akan menjadi sponsor tersebut pada mobilnya. Sponsor utama di F1 dapat membayar mahal pada tim F1 — Berkisar antara 50 juta dollar sampai tidak terhingga — untuk hak istimewa menempelkan stiker produk mereka di badan mobil F1 secara penuh. Contohnya adalah Vodafone dengan McLaren atau yang lebih legendaris yaitu kerjasama McLaren dengan Marlboro di era 1970-an sampai pertengahan 1990-an. Saat ini Marlboro sendiri menjadi sponsor tim Ferrari sekalipun sponsor rokok dilarang di F1.

Direktur Teknis
Seorang direktur teknis mengepalai beberapa anak buah seperti para insinyur, desainer dan ilmuwan riset dan pengembangan yang membangun mobil. Dalam beberapa hal, direktur teknis lebih penting daripada pembalap karena mobil yang cepat yang didesain dengan bagus sesuai kaidah aero dan regulasi adalah suatu prioritas tinggi di Formula Satu. Para insinyur yang menduduki jabatan kepala aerodinamika, desainer kepala dan kepala riset dan pengembangan secara berkala memberikan laporan kinerja yang mereka temukan di trek balap kepada direktur teknis.

Kepala Aerodinamika
Kepala aerodinamika punya tugas mengawasi anak-anak buahnya yang bekerja di bidang aerodinamika mobil yang juga mendedikasikan diri untuk memastikan desain mobil mengurangi hambatan udara, namun menciptakan jumlah yang tepat downforce.

Kepala Desain
Kepala perancang atau kepala desain menentukan tata letak dasar dari mobil yang sedang dipakai atau yang akan didesain, termasuk dalam hal ini juga mengenai bahan-bahan yang akan digunakan untuk membangunnya. Setiap tim biasanya mempekerjakan dua kepala desain, satu untuk pengembangan mobil musim saat ini dan satu untuk pengembangan mobil musim depan.

Kepala R&D
Kepala Riset dan Pengembangan bertugas mengepalai inovasi proyek pembangunan dan pengembangan mobil F1. Ia juga mengeksplorasi bahan-bahan baru dan teknologi yang dapat menjaga timnya menjelang atau selama kompetisi berjalan.

Pembalap
Setiap tim F1 memiliki dua pembalap, kadang lebih jika Anda menghitung para pembalap tes. Anda mungkin berpikir situasi ini menciptakan suasana dukungan dan persahabatan, tapi itu belum tentu demikian. Seorang pembalap F1 bisa saja bertarung dengan rekan setimnya diatas trek secara adil selain bertarung dengan pembalap rival dari tim lain (McLaren dan Williams terkenal dengan kebijakan ini). Namun ada juga skema “team order”, dimana tim membuat kebijakan memproitaskan pembalap yang secara skill dan kompetensi lebih unggul dari rekan setimnya (dipertunjukan oleh Ferrari dan Red Bull).

Jadi, selain kemampuan untuk berimprovisasi dan berpolitik di gelanggang balapan, apa yang membuat pembalap F1 itu unik? Kebanyakan pembalap di F1 punya beberapa kualitas yang tinggi dibandingkan balapan lainnya, termasuk dalam hal ini soal kekuatan, daya tahan kewaspadaan, mental, reflek yang cepat dan keinginan untuk menjadi seorang pembalap terbaik di dunia (contohnya seperti Juan Manuel Fangio, Ayrton Senna dan Michael Schumacher).

Yang lainnya…
Ada beberapa jenis pekerjaan lain di F1, diantaranya mekanik pitstop yang terampil mengganti ban (atau dulu diselingi dengan mengisi bahan bakar). Selain itu ada juga petugas humas, sopir dan bahkan OB alias office boy. Bagaimana dengan makanan? Setiap tim juga memiliki ahli nutrisi dan koki untuk membantu mengolah makanan yang akan disantap oleh setiap anggota tim.

Jadi siapa bilang jika tim F1 itu hanya sebatas tergantung pada pembalap saja?

Pos ini dipublikasikan di Formula 1, Motorsport dan tag , , , , , . Tandai permalink.