Mengenang Dan Wheldon…

Dan Wheldon (1978-2011)

Tak terasa, setahun sudah kita ditinggalkan oleh Sang Juara. Dan Wheldon, juara IndyCar musim 2005 dan juga pemenang lomba Indianapolis 500 tahun 2005 dan 2011, meninggal dunia akibat kecelakaan parah yang melibatkan 15 mobil yang terjadi saat lomba IndyCar di Las Vegas Motor Speedway pada 16 Oktober 2011.

Dan Wheldon sebenarnya hanya mengikuti lomba IndyCar seri terakhir musim 2011 tersebut sebagai “wild card” dengan iming-iming hadiah sebesar 5 juta dollar AS yang diberikan kepada siapa saja pembalap non-reguler di IndyCar yang berani start dari grid paling belakang dan mampu memenangi lomba.

Tujuan diadakannya kompetisi tantangan ini tadinya adalah untuk menarik beberapa pembalap dari NASCAR terjun ke IndyCar. Selain itu ada juga beberapa pembalap Eropa yang dikabarkan tertarik mengikuti tantangan ini, diantaranya David Coulthard dan Kimi Raikkonen. Tetapi dengan alasan masing-masing mereka membatalkan niat tersebut, dan Dan Wheldon, yang membutuhkan mobil serta tim untuk musim 2012 akhirnya memberanikan diri menerima tantangan dari IndyCar tersebut.

Akhir pekan lomba di Las Vegas sendiri saat itu relatif normal, tidak ada firasat aneh apapun yang mengatakan akan terjadi sesuatu pada saat lomba. Dua pembalap yaitu Dario Franchitti dan Will Power tengah bersaing ketat memperebutkan gelar juara umum, yang pada akhirnya menjadi sia-sia dengan adanya musibah besar yang menimpa salah satu rekan dan rival mereka di hari Minggu saat lomba berlangsung.

Namun di sisi lain, Las Vegas Motor Speedway ternyata adalah sirkuit oval yang kecil, yang sesungguhnya tidak layak untuk balapan IndyCar yang merupakan mobil roda terbuka alias formula. Saat lomba di Las Vegas berlangsung, setidaknya ada 34 pembalap yang ikut serta, mengakibatkan garasi luber kepenuhan karena tidak mampu menampung para peserta dengan mobil dan karyawan timnya.

Masalah lain yang terjadi dengan adanya 34 mobil yang berlomba di Las Vegas adalah: aerodinamika. Mobil formula yang sangat tergantung pada aerodinamika ditambah dengan karakter Las Vegas sebagai trek oval kecil yang cepat akan membuat lomba berjalan seperti drafting, slipstreaming antar sayap tidak akan bisa terhindarkan dan itu artinya mobil-mobil akan bergerombol menempel dibelakang mobil lain dan otomatis peluang terjadinya kecelakaan amat besar.

Hari Minggu tiba, Tony Kanaan start dari pole position, sementara Dan Wheldon start dari posisi buncit dengan target hadiah 5 juta dollar AS jika ia mampu memenangi balapan dengan statusnya sebagai wild card. Selama 11 lap awal lomba berjalan baik, Wheldon naik ke P21 sementara di persaingan gelar juara, Franchitti mengungguli Power.

Kecelakaan parah yang menimpa Dan Wheldon (mobil yang melayang) di lap 12

Tiba-tiba di lap 12… sebuah kecelakaan besar terjadi, tepatnya di turn 2, diawali 9 mobil yang kemudian merembet membawa 1… 2… dan 4 mobil lainnya terlibat, menjadikan chaos terbesar dalam lomba IndyCar era modern. Pembalap seperti Jay Howard, Pippa Mann dan Tomas Scheckter terlibat dalam kecelakaan ini. Api membumbung, tangan Pippa Mann yang dilindungi sarung tangan nomex tidak kuasa menahan si jago merah.

Sepersekian detik dari belakang, Dan Wheldon, dengan kecepatan 170 km/j tiba di lokasi kecelakaan dan ia tidak bisa menghindarinya. Mobil Wheldon menyundul mobil lawan yang ada didepannya, kemudian melayang terbang sebelum akhirnya terguling menyentuh tanah.

Beberapa detik kemudian, bendera merah berkibar, lomba dihentikan. Para marshall mencoba menolong para pembalap dan membersihkan trek. Sepintas bagi penonton, kecelakaan model ini akan bisa ditangani dengan cepat dan para pembalap yang kita duga tidak cedera akan bisa ikut restart balapan dengan mulus.

Tetapi kondisi berbeda terjadi di pit dan garasi, beberapa pembalap yang selamat dari kecelakaan seperti Will Power, JR. Hildebrand dan Davey Hamilton langsung berbicara kepada wartawan bahwa mereka baik-baik saja. Soal kecelakaan Dan Wheldon, mereka sepakat bahwa Wheldon pasti juga akan baik-baik saja dan hanya mengalami cedera kecil.

Namun raut wajah murung diperlihatkan oleh Helio Castroneves. Menurut Helio, balapan yang baru saja dilakoninya sedikit tidak wajar dan ia khawatir akan ada sesuatu yang terjadi dalam beberapa menit kedepannya.

Satu jam berlalu sejak bendera merah, wartawan kemudian mewawancarai para pembalap yang keluar dari klinik sirkuit. Tony Kanaan yang tidak terlibat kecelakaan tetapi terlihat hilir mudik di klinik sirkuit berujar bahwa Dan Wheldon tengah dalam kondisi serius. Wheldon ditangani oleh 20 dokter. Kalimat dari Kanaan ini membuat fans di sirkuit, di TV dan juga di dunia mulai was-was dan khawatir. Beberapa fans yang terlihat “alay” atau “lebay” mulai menulis twit yang aneh-aneh setelah mendengar pernyataan Kanaan, disisi lain dokter akhirnya memutuskan melarikan Wheldon ke rumah sakit menggunakan helikopter.

Dua jam berlalu sejak bendera merah. IndyCar kemudian menggelar konferensi pers soal balapan dan kecelakaan yang baru saja terjadi dan akhirnya kabar buruk dari Kanaan menjadi sebuah kebenaran saat jubir IndyCar mengumumkan bahwa: “akibat kecelakaan di lap 12 tadi, kita kehilangan Dan Wheldon!” Kemudian di garasi, Tony Kanaan menangis, ia dipeluk oleh sesama rekannya, Jimmy Vasser yang juga tidak percaya bahwa mereka baru saja kehilangan salah satu teman sekaligus rivalnya. Penonton di Las Vegas yang tadinya ramai sontak menjadi hening, seakan terkejut dan tidak percaya dengan kondisi yang terjadi. Sebagian diantara mereka juga ada yang menangis histeris. Presenter di ESPN on ABC juga hening dan murung dengan kabar yang mereka dengar dari sirkuit.

Parade lap penghormatan untuk Dan Wheldon

IndyCar akhirnya memutuskan untuk membatalkan lomba di Las Vegas. Sebagai penghargaan untuk Dan Wheldon, para pembalap diminta untuk kembali ke mobilnya untuk memberikan penghormatan dengan cara melaju di trek selama 5 lap dipandu safety car. Papan skor di Las Vegas Motor Speedway juga hanya menampilkan nomor mobil Wheldon yaitu #77. Saat lap penghormatan berlangsung, semua orang baik di trek maupun di garasi menjadi hening. Tidak ada yang menang ataupun yang kalah di lomba kali ini, walaupun secara poin, Dario Franchitti berhasil mengalahkan Will Power untuk menjadi juara IndyCar musim 2011.

Kepergian Dan Wheldon yang tragis memberikan sumbangan berharga untuk IndyCar. Mirip seperti kepergian Ayrton Senna untuk F1 dan Dale Earnhardt Senior untuk NASCAR Seri Piala. IndyCar mulai berbenah memperbaharui skema keselamatan untuk para pembalap. Dallara sebagai perancang sasis baru IndyCar untuk 2012 tanpa lelah merevisi prototipenya sehingga lahirlah sasis DW12 yang merupakan bentuk penghargaan terakhir Dallara untuk Dan Wheldon.

Selamat jalan Dan Wheldon, kami tidak akan pernah melupakan gaya senyuman renyah Anda setiap kali Anda diwawancarai oleh TV atau ketika merayakan kemenangan di atas podium…

Pos ini dipublikasikan di Berita, Motorsport dan tag , , , . Tandai permalink.