Race Report: Ryan Hunter-Reay, Juara IndyCar 2012!

Will Power dan Ryan Hunter-Reay usai lomba terakhir IndyCar 2012 di California, AS

AP – Dari sudut matanya, Ryan Hunter-Reay melihat satu-satunya kompetisi untuk dapat ia menangi di musim 2012 ini di IndyCar adalah dengan melaju secepat mungkin di seri terakhir di Fontana… dengan menghadapi rival satu-satunya yaitu Will Power.

Sepintas terlihat mudah bagi Hunter-Reay saat ia mendapat info bahwa Will Power mendapat kecelakaan akibat menyerempet tembok. Tapi ternyata tidak semudah itu. Ryan harus bertahan selama 500 mil, menahan beberapa restart akibat bendera kuning dan bahkan ada bendera merah mendekati akhir lomba. Juga Will Power yang kembali ke arena dan mencoba mengejar ketertinggalannya. Namun semuanya menjadi terbukti, perjuangan Hunter-Reay tidak sia-sia dan ia keluar sebagai juara umum IndyCar 2012.

Saat Will Power dikabarkan menyerempet tembok, Hunter-Reay sebenarnya hanya perlu minimal finis kelima untuk meraih gelar. Meskipun akhirnya saat balapan memasuki garis finis, Hunter-Reay mampu naik ke peringkat empat sekaligus mengembalikan gelar IndyCar ke rumah asalnya, yaitu Amerika Serikat.

Hunter-Reay merebut gelar 2012 dengan selisih tiga poin atas Power untuk menjadi orang Amerika pertama sejak Sam Hornish Jr. pada tahun 2006 untuk memenangkan kejuaraan IndyCar.

“Saya hanya melaju 500 mil dengan sangat gila seperti itu untuk hidup saya,” kata Hunter-Reay. “Saya tidak percaya sama sekali bahwa saya saat ini adalah juara IndyCar. Mimpi saya telah menjadi kenyataan.”

Will Power, lagi-lagi harus puas finis sebagai runner-up untuk tiga musim beruntun. Ia bahkan harus jadi penonton di awal lomba usai mobilnya menyerempet tembok dan harus lama diperbaiki di pit sebelum akhirnya ia kembali ke trek untuk berjuang dan kalah secara terhormat.

Hunter-Reay berjuang sepanjang minggu di California, bahkan sempat mengalami kecelakaan di sesi tes terbuka pada hari Rabu. Dengan masih menyisakan sedikit luka, Hunter-Reay berjuang sekuat tenaga agar bisa turun di seri penentuan gelar dengan optimisme sangat tinggi.

Balapan hari Sabtu malam berlangsung cukup menarik, ada beberapa insiden yang menyebabkan bendera kuning dan pace car keluar. Sekitar 7 lap sebelum finis balapan dihentikan sesaat karena kecelakaan Tony Kanaan dan sempat membuat tim Andretti Autosport harap-harap cemas. Saat balapan dilanjutkan, Hunter-Reay tetap konsisten dan berhasil finis di posisi empat dibelakang sang pemenang lomba Ed Carpenter, seorang Amerika.

“Kita sedang berjuang sepanjang akhir pekan dan saya tidak ingin membuat heboh kepada media bahwa kami tengah mengalami tekanan berat. Saya rasakan saya seperti orang yang tinggal di hutan,” kata Hunter-Reay.

Sementara itu Will Power, yang harus puas finis sebagai runner-up musim, mendatangi Ryan Hunter-Reay sesaat setelah lomba untuk memberikan selamat. Meskipun begitu Power masih sedikit kecewa dengan kekalahannya yang lagi-lagi terjadi disaat-saat akhir.

“Pada akhir balapan ini telah tampil seorang juara dan Hunter-Reay adalah juara yang layak sekaligus seorang pejuang yang nyata,” kata Power.

Hunter-Reay memenangkan empat balapan di musim 2012 ini bersama tim Andretti Autosport sementara Power hanya memenangi tiga balapan. Sehari sebelumnya, tim Andretti Autosport juga telah memperpanjang kontrak Hunter-Reay selama dua musim kedepan. Bagi Andretti kemenangan kali ini adalah kemenangannya yang keempat sebagai pemilik tim tetapi yang pertama sejak tahun 2007 silam.

Sementara itu menanggapi kekalahannya, Will Power berujar bahwa ia sudah berjuang cukup berat di musim 2012 ini. Power tahu ia adalah master di lintasan road course, namun hal itu tidak ada artinya saat ia terkena hukuman dan beberapa insiden lain di trek oval seperti di Texas, Indianapolis, Iowa dan sekarang California yang memberikannya harga mahal karena lagi-lagi gagal menjadi juara.

Ryan Hunter-Reay, juara IndyCar musim 2012

“Saya berharap saya bisa menempatkan jari saya pada satu hal tertentu karena dalam beberapa kesempatan saya tidak melakukan hal yang benar di musim ini,” kata Power. “Jika Anda melihatnya, saya gagal total di tiga balapan oval dan itu menjadi semacam momok bagi saya di musim ini sekaligus menjadi faktor utama kenapa saya gagal lagi di saat-saat akhir yang akhirnya terjadi lagi di California malam ini.”

Power mengalami kecelakaan di lap 55, dengan mobilnya yang tergelincir menyerempet tembok. Tahun 2012 ini menjadi tahun ketiga berturut-turut Will Power masuk ke balapan pamungkas sebagai penantang gelar yang berakhir sia-sia saat balapan berakhir.

Pada 2011 Power juga mengalami insiden yang sama saat balapan oval di Homestead-Miami saat menyerempet dinding dan terpaksa merelakan gelar jatuh ke tangan Dario Franchitti dengan selisih lima poin. Pada 2011 Power ditabrak pembalap lain saat mencoba menghindari insiden yang menewaskan Dan Wheldon di Las Vegas. Punggungnya bahkan sempat mengalami patah tulang akibat efek kecelakaan besar tersebut.

Power tertawa gugup, mencari kata yang tepat untuk menggambarkan kegagalannya lagi di musim ini. “Saya tidak tahu harus berkata apa. Ini menyedihkan,” katanya. “Menyedihkan kehilangan kejuaraan lagi seperti itu. Tidak ada yang bisa saya katakan, sobat, itu hanya menyedihkan. Saya tidak tahu apa yang saya rasakan saat ini.”

Namun, tim Penske, yang belum memenangi kejuaraan sejak tahun 2006 lewat Sam Hornish Jr, bekerja mati-matian untuk membuat Power kembali ke trek usai kecelakaan sehingga minimal ia bisa berada di posisi 12 untuk mengungguli Hunter-Reay. Power yang terlihat sudah pasrah sempat berganti pakaian dengan mengenakan kemeja sebelum akhirnya ia kembali mengenakan pakaian balap saat mobilnya sudah siap.

“Tetap semangat,” ujar Power tersenyum, saat suasana hatinya benar-benar berubah.

Baik Will Power dan Ryan Hunter-Reay masuk ke balapan penutup musim di Fontana sebagai kandidat juara sekaligus gelar perdana mereka di IndyCar. Power mengomentari rekaman video saat-saat finis berujar bahwa ia harus menemukan cara terbaik untuk mengatasi problemnya di balapan terakhir jika seandainya di musim 2013 nanti ia kembali masuk ke balapan penutup musim sebagai kandidat juara.

Sumber asli: The Associated Press

Pos ini dipublikasikan di Berita, Motorsport dan tag , , . Tandai permalink.