Teknologi NASCAR: Car of Tomorrow

Car of Tomorrow – Chevrolet Impala (Jimmie Johnson)

Pertanyaannya adalah… apakah “Car of Tomorrow” yang sering kita dengar di ajang NASCAR Sprint Cup Series?

NASCAR Car Of Tomorrow pertama kali diperkenalkan di musim 2007 untuk dipakai selama 16 lomba sebelum dipakai secara resmi di musim 2008.

Selama lima tahun, para insinyur NASCAR mendesain ulang sasis dari nol. Tujuan desain mobil baru adalah untuk membuat balapan NASCAR semakin aman, kompetitif dan murah bagi para tim peserta. Para insinyur NASCAR menghabiskan waktu untuk menggambar, simulasi komputer dan kemudian mengetesnya di wind tunnel dan kemudian diwujudkan dalam bentuk prototipe yang di tes diatas trek untuk mendesain mobil yang ideal untuk balapan NASCAR masa depan.

Secara fisik Car Of Tomorrow lebih lebar dan tinggi dari mobil NASCAR Seri Piala sebelumnya. Kerangkeng baja untuk melindungi pembalap diperbaharui dan kursi pengemudi dipindahkan menjadi sedikit lebih ketengah. Hal ini dilakukan untuk membantu melindungi pembalap dari tabrakan samping sekaligus memiliki ruang yang lebar bagi pembalap untuk bisa melihat trek dari tengah.

Sistem pembuangan pada Car of Tomorrow didesain ulang dan diperbaiki untuk menjauhkan efek panas pembakaran mesin dari pembalap. Hal ini akan membantu mengurangi efek kelelahan dan efek-efek lainnya yang bisa terjadi selama balapan.

Aspek lainnya yang ada di Car Of Tomorrow adalah desain yang kompetitif. Car Of Tomorrow didesain untuk menyediakan lebih banyak aksi pembalap dan membuat mobil kurang sensitif ketika mendekati atau didekati mobil lainnya sehingga tidak ada lagi menempel ketat atau bumpering.

NASCAR membuat beberapa perubahan pada desain mobil dengan tujuan utama mengurangi efek aerodinamika. Panel angin kini dibuat lebih lurus dan panjang dengan tujuan untuk bisa menangkap lebih banyak angin, meningkatkan efek drag dan memperlambat mobil. Bumper depan didesain ulang dengan splitter depan yang ditujukan untuk menangkap efek angin daripada memotongnya untuk slipstreaming.

Fitur lainnya yang ada di Car of Tomorrow adalah sayap belakang yang besar yang bisa meningkatkan stabilitas mobil sekaligus mengurangi kecepatan. Fitur ini didesain agar mobil bisa menghalau lubang besar udara yang muncul.

Car of Tomorrow lebih minim aerodinamika dan lebih minim aliran angin untuk stabilitasnya. Fitur ini membuat mobil lebih baik untuk dikemudikan dalam keadaan trek penuh dan mengurangi “aero push” yang membuat mobil kesulitan untuk menyalip di atas trek saat kecepatan tinggi.

Banyak menyalip berarti banyak aksi dan membuat balapan semakin menarik untuk ditonton.

NASCAR sangat peduli dengan masalah keuangan yang dimiliki para tim pesertanya. Dengan adanya Car Of Tomorrow, tim-tim diharapkan bisa lebih berhemat. Dulu para tim Sprint Cup memiliki banyak mobil yang digunakan untuk beragam trek tertentu seperti trek pendek, trek jalanan, trek super speedway dan balapan yang menggunakan plat pembatas kecepatan. Dengan adanya Car Of Tomorrow, tim akan menggunakan mobil yang sama, kerangkeng baja yang sama untuk setiap balapan di trek yang berbeda-beda.

Dengan demikian, biaya yang dikeluarkan untuk membangun mobil akan lebih sedikit untuk satu musimnya. Mobil yang dipakai di Bristol misalnya, bisa digunakan di Watkins Glen atau Talladega Superspeedway.

Pos ini dipublikasikan di Motorsport, Umum dan tag , . Tandai permalink.