Teknologi IndyCar: Dallara DW12

Ryan Briscoe diatas sasis DW12

Dallara DW12 adalah sebuah mobil balap roda terbuka kursi tunggal yang dibangun oleh Dallara untuk berpartisipasi dalam IndyCar Series.

Mobil ini dibangun oleh Dallara sebagai bagian proyek tender pembangunan sasis yang ditetapkan oleh IndyCar. Proyek tersebut dikenal dengan nama ICONIC, singkatan dari Innovative, Competitive, Open-Wheel, New, Industry-Relevant, Cost-Effective. Proyek pembangunan sasis ini diluncurkan sebagai respon tindakan dari krisis keuangan dunia yang dampaknya mulai terasa di dunia olahraga, khususnya balap mobil. Diharapkan dengan proyek ICONIC ini selain seri IndyCar bisa lebih kompetitif, biaya pengeluaran tim juga bisa ditekan dan bisa menghemat bahan bakar dengan spek mesin baru. Selain itu balapan juga bisa lebih enak untuk ditonton dengan beragam aksi menarik dan tentu saja mobil aman untuk pembalap yang mengendarainya. Harapan-harapan tersebut jelas tidak akan bisa terpenuhi jika IndyCar hanya memperbaiki dan merevisi sasis IR-05 yang digunakan di IndyCar sejak 2003.

Dallara berhasil memenangkan kembali tender kontrak pengadaan sasis IndyCar, dengan proyek DW12 (dinamai untuk menghormati Dan Wheldon, salah satu pembalap IndyCar yang telah memberikan begitu banyak untuk pengembangan mobil balap untuk Dallara yang tewas secara tragis dalam balapan terakhir musim 2011 yang berlangsung di Las Vegas Motor Speedway).

Secara teknis, sasis ini lebih menonjol (gemuk) dari sais sebelumnya yaitu model IR-05. Sasis DW12 ini didesain ulang dari nol. Kelebihannya terletak pada sistem pengamanan kokpit pembalap yang baru dan fitur aero yang bagus. Sasis ini diklaim mampu mencegah mobil melayang saat bersentuhan dengan roda mobil yang ada didepannya.

Bagian utama dari proyek ini adalah aspek keselamatan pembalap, yaitu kokpit pembalap yang direvisi dengan struktur monokok serat karbon terbaru dan tercanggih yang dibangun untuk menahan benturan keras akibat kecelakaan sehingga mengubah energi besar yang keluar ketika terjadinya benturan menjadi sebuah energi deformasi struktural. Bagian kokpit ini adalah bagian dari DW12 adalah yang paling penting karena sesuai dengan proyek ICONIC dimana semua tim dipaksa untuk menggunakan kokpit pembalap standar yang dirancang oleh Dallara dan sejak musim 2013 para tim diperbolehkan menggunakan perangkat aero standar produksi produsen lain namun dilarang melakukan riset mandiri yang biasanya menghabiskan biaya besar.

Inovasi utama lainnya terletak pada penerapan bumper yang dipasang di belakang as roda dari roda belakang. Ini adalah revolusi nyata dalam mobil formula (alias mobil roda terbuka), karena karakteristik mereka selalu memiliki roda terbuka dari bagian depan dan belakang. Namun hal itu tidak berlaku di mobil DW12 yang malah dilengkapi dengan bagian bumper ini dengan tujuan untuk memecahkan masalah efek aerodinamika yang telah lama hinggap dan menjadi semacam “penyakit” pada mobil formula yaitu efek aero ketika sebuah mobil menempel pada mobil lain tanpa mampu menyalipnya. Sebagai akibat efek tersebut banyak pembalap yang meninggal dunia, tidak hanya di CART / IndyCar tetapi juga di Formula Satu. Secara garis besar penggunaan bumper belakang di mobil IndyCar bertujuan untuk keamanan sekaligus juga menciptakan efek aerodinamika kecil dan memang secara fisik mobil DW12 ini tidak seperti mobil roda terbuka biasa, melainkan lebih mengarah ke desain mobil seperti prototipe Le Mans.

Mobil ini tersedia dalam dua versi, yaitu yang dirancang untuk berjalan pada trek permanen dan jalanan di kota-kota dan yang satunya lagi dirancang untuk balap di sirkuit oval dengan kecepatan tinggi. Perbedaan terletak terutama di aerodinamis langkah dan pengaturan.

Versi kecepatan tinggi adalah yang versi utama yang mendapat sorotan lebih. Hal ini dikarenakan balap mobil maupun motor di Amerika Serikat lebih banyak dilakukan di trek oval ketimbang trek biasa. Selain itu versi kecepatan tinggi ini juga dipakai di Indianapolis 5000 yang merupakan salah satu lomba tertua dan paling penting di dunia. Versi ini memiliki wheelbase lebih panjang yang menjamin stabilitas yang lebih besar untuk melaju kecepatan tinggi di tikungan oval bersudut miring. Mobil ini juga dilengkapi suspensi yang sangat kuat untuk menahan beban vertikal yang terjadi saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi di trek oval.

Untuk versi trek jalanannya, sasis DW12 memiliki wheelbase lebih pendek agar lebih mudah dikemudikan, bahkan dalam trek yang memiliki panjang sangat pendek dengan banyak tikungan. Meskipun ada beberapa persamaan dengan mobil versi oval, faktor aerodinamika sangat diperhatikan di sasis versi jalanan seperti salaj satunya adalah ground effect yang dimaksudkan untuk membantu meningkatkan traksi saat akselerasi karena mesin turbo yang dipakai di sais ini dirancang untuk tidak memiliki torsi cukup besar ketika berada dalam putaran tinggi dan tiba-tiba dialihkan ke putaran rendah.

Pos ini dipublikasikan di Motorsport, Umum dan tag , , , , . Tandai permalink.