Race Report: Wig Lucu Antarkan Jimmie Johnson Menang di Dover

Jimmie Johnson dengan wig-nya

DOVER – Jimmie Johnson berhasil memerankan badut yang berprestasi di Dover. Ia mengenakan wig warna-warni sebelum lomba dan mungkin bagi kita sulit dipercaya bahwa ia akan balapan dengan sangat serius. Johnson merupakan salah satu pembalap yang memiliki sikap menyenangkan dan punya rasa humor tinggi namun tetap serius saat membalap seperti yang ia perlihatkan di balapan ini.

Johnson pun kembali mendominasi lagi di Dover International Speedway, ia mencatatkan diri dalam buku sejarah dengan kemenangan ketujuhnya di trek beton ini, menyamai dua legenda: Richard Petty dan Bobby Allison.

Di era saat ini tidak ada pembalap aktif yang memiliki kehandalan seperti juara lima kali ini di Dover. Johnson memimpin 289 dari 400 lap dan melihat setiap celah seperti sopir yang menyapu kemenangan di dua lomba masing-masing pada 2002 dan 2009. Johnson juga memenangi lomba di Dover pada 2005 dan 2010.

“Saya senang dengan kemenangan ini.” ujar Johnson saat melakukan donut.

Salah satu bagian paling lucu adalah di Victory Line. Johnson bersama kepala kru Chad Knaus dan tim Hendrick Motorsports mengenakan wig aneh seperti di film animasi “Madagaskar 3: Europe Most Wanted.”

Mereka memiliki alasan yang baik untuk menghibur penonton. Kemenangan Johnson sejak All Star sampai di Dover ini, termasuk kemenangan Kasey Kahne pekan lalu menjadi empat kemenangan beruntun bagi Hendrick Motorsports.

Rinciannya, Johnson menang di Darlington Raceway dan Kasey Kahne memenangkan Coca Cola 600. Johnson juga memenangkan non-poin All-Star Race dan mengukuhkan diri bahwa ia mengincar gelar Seri Piala keenam kalinya.

“Saya belum memikirkan untuk memperhatikan statistik,” kata Johnson. “Saya hanya jujur tidak pernah berpikir akan jadi orang yang akan membangun setiap statistik yang cukup keren. Inilah saya dengan beberapa statistik yang mungkin menyamai beberapa legenda olahraga kami dan orang-orang yang saya kagumi.”

Johnson memenangkan balapan kedua di musim ini – dan pertama di mana ia merayakan dengan wig sirkus pelangi.

“Saya hanya bangga dengan rambut ini,” kata Johnson. “Rambut membawa beberapa kecepatan untuk tim.”

Petty membutuhkan 46 balapan untuk menang tujuh kali dan Allison membutuhkan 35 balapan. Johnson butuh 21 kali start untuk memenangi tujuh di trek yang dikenal sebagai Monster Mile.

“Anda mengocok kami hari ini,” kata Knaus melalui radio.

Kevin Harvick, Matt Kenseth, Dale Earnhardt Jr. dan Clint Bowyer melengkapi posisi lima besar.

Kemenangan Johnson datang setelah 390 mil sebelumnya terjadi kecelakaan 13-mobil yang melibatkan juga juara bertahan Tony Stewart. Stewart akhirnya kembali berlomba dan selesai di posisi ke-25.

Tantangan nyata Johnson untuk peregangan datang dari rekan setimnya Jeff Gordon. No 24 cukup kuat untuk memimpin 60 lap di balapan dan bisa saja menang andai strategi pitnya bagus sebelum akhirnya harus puas finis di posisi 13.

“Selalu lebih frustasi ketika Anda punya mobil yang bisa menang dan Anda menunjukkan dengan memimpin lomba,” kata Gordon. “Kami tidak peduli tentang menyelesaikan top 15 atau top 10 untuk sekarang. Yang kita butuhkan adalah kemenangan.”

Mungkin Gordon benar-benar memiliki mobil yang baik tapi belum cukup untuk menghentikan Johnson.

Earnhardt bergabung dengan kedua rekannya di depan pada sebagian besar balapan tersebut dan finis di posisi 5. Catatan tanpa kemenangannya membesar menjadi 142 balapan. Namun ia hanya punya satu kali finis diluar top 10 dalam sembilan balapan terakhir. Pembalap NASCAR paling populer ini kembali membuktikan dirinya sebagai ancaman dalam setiap perlombaan.

“Kami semakin dekat,” katanya. “Kami selalu berhasil meraih posisi finis yang baik ketika kita tidak menang dan saya tidak bisa mengeluh terlalu banyak tentang bagaimana yang harusnya bisa kita lakukan.”

Pembalap Hendrick lainnya yaitu Kasey Kahne hanya berhasil finis di posisi 9.

Pemimpin poin klasemen Greg Biffle finis di posisi 11 dan unggul satu poin atas Kenseth menuju ke balapan pekan depan di Pocono Raceway.

Setelah berminggu-minggu balapan berjalan mulus akhirnya kecelakaan besar kembali mewarnai lomba Seri Piala. Tony Stewart, Landon Cassill dan Regan Smith semua saling bersikut untuk memicu kecelakaan beruntun. Carl Edwards dan Kyle Busch juga kemudian dibawa keluar dari perlombaan pada insiden terpisah.

Ada tujuh bendera kuning dalam perlombaan ini.

Johnson, yang memenangkan lomba ke-57 nya dalam Seri Piala, mengambil alih dan memimpin 76 lap terakhir, serta berhasil restart dengan baik di 31 lap terakhir saat bendera kuning terakhir keluar.

Tidak ada kejadian beruntun seperti era Earnhardt di masa Johnson. Kemenangan pasti akan terus datang.

Adapun rambut palsu itu?

“Saya tidak berpikir ini cocok untuk MO,” kata Knaus tersenyum. “Ini akan berumur pendek.”

Pos ini dipublikasikan di Berita, Motorsport dan tag , , , , , . Tandai permalink.