Ulasan: James Bond 007 – Moonraker (1979)

Sampul DVD Moonraker

Moonraker ibaratnya mempertemukan James Bond dengan Star Wars. Dirilis pada tahun 1979, tahun yang juga menerbitkan Star Trek di layar lebar, Moonraker adalah film terbaru kebangkitan fiksi ilmiah yang dimulai oleh George Lucas di tahun 1977 melalui Star Wars. Audiens berbondong-bondong untuk melihat Moonraker, menjadikannya film terlaris tertinggi untuk seri James Bond sepanjang masa sebelum dipecahkan GoldenEye pada 1995. Campuran aksi yang cukup menarik dari dunia nyata di darat dengan dunia luar angkasa yang fiksi cukup mendukung untuk publik Amerika. Memang beberapa bagian-bagian dari Moonraker agak konyol (tren selama masa Roger Moore), efek khusus yang solid, adegan-adegan aksi yang dramatis, dan ketergantungan yang ketat pada “Rumus Bond” menjadikan film ini menjadi film James Bond terbaik selama era Roger Moore.

Meskipun bahan utama untuk film ini menyoroti tentang luar angkasa, sebagian besar alur cerita Moonraker terjadi di Bumi, di lokasi yang beragam seperti California, Brasil, dan Venezia. Kedua gadis-gadis Bond adalah penduduk planet ini dan karena itulah James Bond masih meniduri wanita bumi, bukan alien. Para Bond Girls dalam film ini adalah model asal Texas Lois Chiles sebagai Holly Goodhead, astronot NASA sekaligus agen CIA, dan Corinne Clery sebagai Corinne Dufour yang berperan sebagai asisten megalomaniak Hugo Drax (Michael Lonsdale).

Film dibuka dengan pembajakan sebuah pesawat ulang-alik Moonraker pinjaman dari Amerika Serikat ke Inggris (percaya atau tidak, film ini memperlihatkan cetak biru pesawat ulang alik AS yang diluncurkan di 1981). Kaget dengan aksi tersebut, pemerintah Inggris mengirimkan agen 007 untuk menyelidiki, dimulai dengan Drax Industries di California, di mana pesawat itu diproduksi. Bond tiba, mulai mengaduk-aduk, dan menjadi sasaran langsung dari beberapa upaya pembunuhan padanya. Sepanjang jalan, ia bertemu dan membangun sebuah hubungan dengan Dr Holly Goodhead, salah satu ilmuwan kepala Drax, dan ia bertemu lagi dengan musuh lamanya yaitu Jaws (diperankan lagi oleh Richard Kiel).

Klimaks cerita Moonraker adalah setengah jam terakhir, yang berlangsung di atas sebuah stasiun luar angkasa. Bagian ini sebenarnya bagian paling menghibur dari film. Ini dasarnya sebuah demonstrasi efek khusus, dengan tembak-menembak baut laser dan pesawat ulang-alik yang menembak satelit mematikan. Sebagian besar adegan aksi tegang terjadi sebelum ledakan Bond ke luar angkasa. Jika tidak ada yang lain, film ini membuktikan bahwa Bond adalah yang terbaik di Bumi.

Catatan khusus harus kita apresiasikan pada John Barry yang berhasil mengkomposeri musik Bond terbaik sejak On Her Majesty’s Secret Service. Barry berhasil mempersatukan “James Bond Theme” dan “007 Theme” menjadi sebuah permadani musik cantik bersama lagu utama Moonraker dari Shirley Bassey. Selain itu, Barry menggunakan pilihan musik yang luar biasa beragam sebagai isyarat musik, termasuk tema akrab dari The Magnificent Seven dan salam lima catatan dari Close Encounters of the Third Kind.

Terdapat beberapa adegan lucu dalam film ini, salah satunya adalah kejar-kejaran gondola di Venezia. Anda mungkin akan menganggap film ini sangat konyol terutama ketika melihat gondola milik Bond berubah menjadi speedboat lalu berubah kembali menjadi mobil hias dan membuat siapapun yang ada di Venezia menjadi terpana, termasuk seekor anjing dan merpati, tapi tidak untuk para penjahat dan sepasang muda-mudi yang tidak sadar bahwa gondola mereka dipotong oleh speedboat Bond. Juga jangan lupakan adegan Bond mendarat dengan elegan memakai pesawat Concorde di Rio de Janeiro (lokasi asli pendaratan ini adalah di Guatemala).

Biasanya, karakter dalam film Bond tidak banyak berubah atau berkembang lebih banyak. Namun hal ini tidak terjadi untuk Jaws, salah satu musuh 007 terbaik yang kembali untuk keterlibatan keduanya dalam film Bond (ia juga berperan sama di The Spy Who Loved Me). Kali ini, walau bagaimanapun, pria bergigi baja ini berubah menjadi pria baik hati sebagai akibat langsung jatuh cinta. Meskipun Jaws masih berperan sebagai penjahat namun kita bisa melihat sisi yang berbeda dari dirinya sebagai penutup yang manis untuk film ini. Hanya saja jangan berharap sesuatu yang terlalu dramatis -ini masih merupakan film James Bond kawan!

Moonraker ditandai penampilan akhir Bernard Lee sebagai aktor pemeran M. Ia meninggal saat mempersiapkan diri untuk film Bond berikutnya, For Your Eyes Only. M menjadi cocok karena interpretasi Lee, dan hanya dengan kematiannya perannya sempat dihilangkan dan menjadi jelas betapa pentingnya karakter minor untuk petualangan 007.

Sebagai tamasya Bond keempat untuk Roger Moore, dan film kesebelas dalam seri fiksi ini, Moonraker adalah contoh lanjutan memuaskan setelah The Spy Who Loved Me. Penggemar fiksi ilmiah tersebut menjadi tersinggung oleh beberapa kebebasan yang diambil di sini, tapi toleransi tetap diperlukan. Film ini, setelah semua, diarahkan kepada audiens yang lebih spesifik. Aksen “fiksi” dalam fiksi ilmiah, dan mengakui bahwa dengan Bond, realisme adalah hal terakhir yang diharapkan -atau diinginkan.

Daftar kru yang terlibat:
Pemeran: Roger Moore, Lois Chiles, Michael Lonsdale, Richard Kiel, Corine Clery, Bernard Lee, Desmond Llewelyn, Lois Maxwell
Sutradara: Lewis Gilbert
Produser: Albert R. Broccoli
Skenario: Christopher Wood based on the novel by Ian Fleming
Sinematografi: Jean Tournier
Musik: John Barry
Distributor: United Artists

Lagu tema pembuka film:

Pos ini dipublikasikan di James Bond, Umum dan tag , , , , , , . Tandai permalink.