Ulasan: James Bond 007 – You Only Live Twice (1967)

Sampul DVD You Only Live Twice

Selamanya film ini akan dikenang sebagai “Bond ala Jepang”, You Only Live Twice menyuruh James Bond bertandang ke Timur Jauh yang menjadi film seri kelima dari serial James Bond. Secara tradisi, ini adalah penampilan Sean Connery yang terakhir sebagai agen Inggris 007, namun ia akan kembali lagi dalam Diamonds Are Forever di 1971 dan di film tidak resmi Never Say Never Again pada 1983. Sayangnya, fim ini juga merupakan salah satu film Bond yang biasa-biasa saja, meskipun Connery saat itu sedang berada di puncak karier.

Plot film ini seperti biasa adalah masalah dan kredibilitas, dua unsur utama setiap film James Bond. Ernst Stavro Blofeld (Donald Pleasence dengan tampilan pra Hallowen) mencoba membajak pesawat luar angkasa Amerika Serikat dan Uni Soviet secara misterius dalam upaya untuk mempercepat perang antara dua negara adidaya tersebut. Bond dituntut untuk mengungkap bukti yang bisa menghindari perang, dan jalan setapak mengarahkannya ke Jepang. Di sana, Bond menemukan kesesuaiannya yaitu efisien dan rapi, sesuai dengan tipikal orang Jepang. Ia bertemu dengan wanita bernama Aki yang cantik (Akiko Wakabayashi) dan bosnya, Tiger Tanaka (Tetsuro Tamba). Ia kemudian menetap disana dan berhasil menemukan tempat persembunyian misterius Blofeld plus pesawat-pesawat luar angkasa curian.

Paruh pertama dari You Only Live Twice sangat baik, dengan beberapa urutan tindakan terampil plus eksekusi dan pengembangan hubungan yang tak terduga dan hangat antara Bond dan Aki. Plot meningkat menjadi sedikit lebih konyol di bagian kedua. Beberapa pemirsa menikmati pertunjukan yang paling keterlaluan dari 007. Ia terlihat liar mengejar, dibantu gadget rapi, dan pembohongan kematiannya untuk mengelabui musuh. Satu hal lagi, roket yang menelan pesawat ruang angkasa agak terlalu berlebihan dan mungkin tidak masuk akal.

Membuka selubung Blofeld adalah kekecewaan terbesar dalam film ini. Dalam film From Russia with Love dan Thunderball, Blofeld hanya tampil sebagai suara saja, wajahnya hati-hati tersembunyi dari pandangan kita. Di sini, kita dapat melihat wajahnya untuk pertama kalinya, dan itu menjadi kekecewaan ketika kita semua tahu bahwa pemerannya adalah Donald Pleasance yang tampak agak biasa -ia sebenarnya seorang aktor yang solid, tapi tidak terlalu baik dalam menciptakan kepribadian jahat. (pemeran Blofeld terbaik adalah Max Von Sydow dalam Never Say Never Again)

Namun demikian,  film Bond tahun 1967 dengan Sean Connery ini tidak semuanya baik atau buruk. Seperti biasa ada yang mengejar, perkelahian, dan aksi menakjubkan -semua ditaburi dengan sedikit rasa Jepang. Bond belajar apa artinya menjadi seorang ninja, dan mendapatkan kesempatan untuk menempatkan pengetahuan itu untuk digunakan nantinya salah satunya untuk menghindari upaya pembunuhan. Lalu ada beragam wanita, baik Eropa dan Asia, untuk menemani sang agen rahasia Inggris yang gagah lewat pelayanan beragam. Singkatnya, You Only Live Twice jatuh di suatu tempat di tengah-tengah tumpukan film 007 yang masih menawarkan bahwa Bond merupakan karakter yang unik dan penuh dengan kecerdasan, gaya petualangan, dan hanya datang untuk menyelesaikan misi.

Daftar kru yang terlibat:
Pemeran: Sean Connery, Donald Pleasence, Akiko Wakabayashi, Tetsuro Tamba, Mie Hama, Bernard Lee, Desmond Llewelyn, Lois Maxwell
Sutradara: Lewis Gilbert
Produser: Albert R. Broccoli and Harry Saltzman
Skenario: Roald Dahl based on the novel by Ian Fleming
Sinematografi: Freddie Young
Musik: John Barry
Distributor: United Artists

Lagu tema pembuka film:

Pos ini dipublikasikan di James Bond, Umum dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.