Top 10: Fernando Alonso

Fernando Alonso

Fernando Alonso Diaz, putra asal Asturias ini berhasil mencatat sejarah sebagai pembalap Spanyol satu-satunya yang mencatat gelar juara dunia F1 sampai saat ini. Kariernya terbilang cukup brilian dan spektakuler, walaupun sempat nyaris akan terusir selamanya dari F1 saat ia menjadi pembalap tester tim Renault di tahun 2002.

Seperti biasa juga, setiap pembalap hebat juga selalu memiliki kontroversi. Paling segar dalam ingatan kita saat rivalitas besarnya dengan Lewis Hamilton di musim 2007 atau kasus team order Felipe Massa di Jerman 2010.

Alonso juga seorang humanis. Ia merupakan duta UNICEF dan kerap menyantuni anak-anak di negara-negara dunia ketiga.

Setidaknya ada 10 momen yang menjadikan Alonso cukup untuk kita kenang sepanjang masa. Apa saja? Mari kita lihat:

1. Juara Dunia F1 Pertama Asal Spanyol:
Sebelum kedatangan dan prestasinya sebagai juara dunia F1, Spanyol merupakan sebuah negara yang cukup cuek terutama soal balapan F1. Di Spanyol yang paling populer adalah balap motor, khususnya MotoGP. Tak heran sebab disanalah Dorna (badan promotor MotoGP) bermarkas.

Alonso sebagai juara dunia di Brasil 2005

Dianggap sebagai kecelakaan balapan di musim 2005, Alonso melaju tanpa henti dan membukukan tujuh kemenangan di musim tersebut (Malaysia, Bahrain, San Marino, Eropa, Prancis, Jerman dan Cina). Alonso kemudian mengunci gelar dunianya di Brasil saat ia finish ketiga, dan saat itu ia menjadi juara dunia termuda dalam usia 24 tahun dan 58 hari.

2. Kemenangan Perdana Spanyol di F1:
Kemenangan pertama selalu manis, dan memang benar apa adanya. Start dari posisi pole di GP Hongaria yang panas pada musim 2003 mimpi Alonso menjadi kenyataan dan ia juga mencatat rekor fantastis yaitu pemenang balapan termuda yang ia pegang sampai tahun 2008.

Renault saat itu benar-benar memberikan penampilan bagus sejak start sampai finish. Alonso finish dengan selisih 16 detik atas Kimi Raikkonen dari McLaren. Lebih luar biasa lagi saat Alonso berhasil mengoverlap juara dunia bertahan saat itu (Michael Schumacher) yang hanya mampu finish kedelapan dan frustrasi begitu mengetahui dirinya dikalahkan seorang pemuda.

3. Duta UNICEF:
Sejak menjadi juara dunia, Alonso juga dikenal sebagai salah satu duta amal dari badan PBB untuk anak-anak yaitu UNICEF. Sebagai duta UNICEF tugas Alonso adalah memberikan penyuluhan dan kerap kali diundang sebagai pembicara dalam beberapa kesempatan.

Alonso juga sering mengadakan kompetisi balap gokart amal bagi anak-anak yang kurang mampu. Ia juga tidak malu-malu untuk memberikan merchandise atas nama dirinya (biasanya berupa miniatur mobil balap yang pernah ia kendarai) sebagai tanda mata bagi anak-anak yang ia jumpai.

4. Kecelakaan Mengerikan di Brasil:

Reruntuhan mobil Alonso di Brasil 2003

Diawali kecelakaan Mark Webber (Jaguar-Cosworth) yang merasa dirinya “terlalu pintar” dengan merendamkan mobilnya pada kubangan air hujan di tikungan terakhir di lap 53. Tak lama berselang Alonso tiba di tempat tersebut dengan kecepatan penuh, dan ia diperkirakan tidak melihat sekelilingnya yang sudah penuh dengan sisa-sisa debris dari mobil Jaguar Webber yang hancur. Alonso lantas menabrak debris, dan ia kemudian terpental hebat ke dinding ban. Balapan dihentikan dan kemudian menciptakan cerita “habis hujan terbitlah bingung”, karena juara GP Brazil baru bisa ditentukan sepekan sesudah balapan. Hebatnya lagi meskipun mobil Renault Alonso hancur dan kakinya terkilir, Alonso dinyatakan sah menduduki posisi ketiga di Brazil.

5. Rivalitas Lewis Hamilton:
Musim 2007 mungkin akan menjadi musim yang tidak pernah Alonso lupakan karena saat itu ia sangat optimis bisa menjadi juara dunia bersama McLaren yang saat itu sedang terpuruk. Nyatanya musim 2007 malah menjadi sebuah musim mengecewakan bagi pria Spanyol ini terutama saat tim mulai menganak-emaskan Lewis Hamilton.

Beberapa kejadian menarik dan perang urat syaraf dengan Hamilton sering terjadi di musim 2007, dan yang terbesar adalah saat Alonso ngendon di pit saat kualifikasi di GP Hongaria. Sampai akhir musim perang antara Alonso vs. Hamilton semakin memanas dan puncaknya adalah saat Alonso memblok Hamilton di Brasil yang sekaligus mengagalkan usaha keduanya untuk bisa meraih gelar juara dunia di tahun tersebut.

6. Diduga Menjadi Aktor Crashgate 2008:
Dalam balapan malam F1 pertama di Singapura 2008, tim Renault diketahui memerintahkan Nelson Piquet, Jr. untuk menabrakkan diri ke tembok untuk membantu Alonso yang start dari posisi belakang agar bisa melaju ke depan. Piquet lantas mengadukan masalah ini kepada FIA tidak lama setelah ia dipecat oleh tim di pertengahan 2009, dan sempat ada kemungkinan gelar juara Alonso di Singapura 2008 dicabut.

FIA akhirnya memutuskan hanya Flavio Briatore dan Pat Symonds-lah yang bersalah dalam kasus ini dan mereka kemudian dihukum seumur hidup dilarang memasuki dunia F1 (sebelum direvisi menjadi hukuman sampai akhir musim 2012). Beruntung bagi Alonso karena hakim tidak menemukan indikasi keterlibatan Alonso dalam kasus ini dan gelar juara balapannya di Singapura 2008 tetap sah.

7. Tidak Dikenal:

Fernando Alonso di Minardi tahun 2001

Saat Alonso memasuki dunia F1 di musim 2001 hanya sedikit orang yang mengenali bakat dan potensi dirinya. Orang saat itu lebih melihat dan memandang nama besar dari Juan Pablo Montoya sebagai juara ChampCar, keajaiban Kimi Raikkonen yang mampu menembus F1 hanya lewat 23 balapan saja, dan dana besar Red Bull kepada Enrique Bernoldi.

Kini satu dasawarsa sudah lewat, Alonso yang sebelumnya tidak dikenal sama sekali malah tampil mengungguli ketiga rekan angkatannya tersebut. Dan dari angkatan 2001 hanya Alonso bersama Raikkonen-lah yang sukses menjadi juara dunia F1.

8. Team Order:
Pada balapan di Jerman 2010 Fernando Alonso dan Felipe Massa bersama tim Ferrari terlibat kontroversi karena dinilai melakukan team order, yang merupakan sesuatu yang dilarang dilakukan di F1 sejak kasus GP Austria 2002. Insiden ini berawal dari pesan Rob Smedley pada Massa saat balapan berlangsung (dalam bahasa Inggris): “Fernando is faster than you. Can you confirm you understood that message?” Tak lama berselang Massa tiba-tiba melambat dan membuat Alonso menyalipnya.

Usai lomba panitia steward balapan kemudian menginvestigasi kasus ini dan mendenda tim Ferrari sebesar US$100.000 dan kasus team order ini dilanjutkan ke FIA World Motorsports Council. Dalam sidang FIA akhirnya diputuskan bahwa tindakan Ferrari di Jerman tidak salah, dan Ferrari kemudian bebas dari ancaman hukuman. Atas dasar inilah kemudian FIA merevisi aturan team order dan memperbolehkannya kembali sejak musim 2011.

9. Kompleks Olahraga:
Pada awal tahun 2011 sesaat sebelum bergulirnya musim balap F1 di tahun tersebut, Fernando Alonso berinisiatif mendirikan sebuah kompleks olahraga dan museum di kota Oviedo. Kompleks olahraga ini didirikan di atas lahan seluas 2.500 meter persegi dan dilengkapi dengan sebuah trek gokart sepanjang 1,3 km yang beberapa tikungannya meniru layout yang sudah ada di sirkuit sungguhan seperti Suzuka dan Valencia.

Alonso berharap dengan dana yang ia miliki yaitu dari penghasilannya sebagai pembalap F1, dirinya berkeinginan untuk mengembangkan kompleks olahraganya ini menjadi salah satu kompleks olahraga terbaik di dunia, khususnya untuk trek gokart-nya.

10. Pole Mengagumkan di Malaysia:
Tidak pernah ada yang menduga bahwa Alonso bisa meraih pole di Malaysia tahun 2003. Di sesi kualifikasi yang saat itu bersistem satu lap, Alonso melesat dan mencatat waktu tercepat 1:37.044. Perlu diketahui juga saat itu Alonso turun melakukan lap kualifikasi dalam keadaan demam dan flu, jadi prestasinya terbilang cukup spektakuler.

saat balapan, Alonso hanya mampu finish ketiga. Namun finish ketiganya ini juga membuat rekor tersendiri karena ia menjadi pembalap asal Spanyol pertama yang mampu finish di podium.

Pos ini dipublikasikan di Formula 1, Motorsport, Umum dan tag , , , , , . Tandai permalink.