Zona Memori #8: GP Qatar 2007 – Bocah Australia Memenangi Lomba

Casey Stoner di Qatar

ARSIP GATRA – Pembalap Australia, Casey Stoner, mengungguli mantan juara dunia Valentino Rossi untuk meraih kemenangan pertama dalam karirnya di MotoGP di pembuka musim Qatar, Sabtu.

Pembalap Ducati berusia 21 tahun itu, yang memulai start di sisi Rossi di tempat pertanma start, sudah unggul di akhir putaran pertama dan memecahkan rekor putaran lomba dalam perjalanannya menjadi pemenang pertama di mesin 800cc.

Meskipun pembalap Italia itu dua kali berhasil mengunggulinya, Stoner menggunakan keuntungan tenaga mesin Ducati yang mengesankan di sirkuit Losail untuk meraih kemenangan dengan selirih waktu 2,8 detik.

“Tim sudah bekerja dengan sangat baik,” kata Stoner, yang baru melakukan debutnya di MotoGP tahun lalu. “Kami bertarung di beberapa bagian lintasan selama lomba dimana Valentino sedikit lebih cepat, tetapi saya hanya menggunakan apa yang harus kami gunakan untuk meraih keuntungan kami.

“Saya kira saya melakukan putaran tercepat saya pada putaran terakhir, jadi kami berada di depan, kami berhasil,” katanya.

Stoner mengatakan tekanan ada pada Rossi, pembalap terbesar di jamannya, sehingga ia bernafas di lehernya untuk putaran demi putaran tidak berbeda dengan putaran lainnya.

“Marco (Melandri) mengalahkan saya tahun lalu di Turki,” kata pembalap Australia itu, yang tahun lalu di Qatar memulai start di start paling depan.

“Jangan pedulikan siapa yang ada di belakang kita, bila kita mampu membalapkan kendaraan kita secepat yang bisa kita lakukan dan mampu meraih kemenangan,” katanya.

Rossi, pemenang di Qatar selama dua tahun terakhir di start di “pole posisition” dengan sepeda motor Yamaha yang sudah diperbaiki, mengatakan ia sudah melakukan yang terbaik yang bisa ia lakukan.

“Dibanding balapan pertama musim lalu, ini merupakan hasil yang baik. Saya merasa senang. Tidak banyak perbedaan antara kedua sepeda motor itu (Ducati dan Yamaha), tetapi Casey membalap dengan sempurna dan saya tidak punya kesempatan,” kata pembalap Italia itu.

Pembalap Spanyol yang mengendarai Honda, Dani Pedrosa bertarung ketat untuk memperebutkan posisi ketiga dengan pembalap Amerika yang mengendarai Suzuki, John Hopkins, yang cedera tangannya di ujicona pramusim dan mengakhiri balapan tersebut dengan menyeringai kesakitan setelah membalap kendaraannya dengan berani.

Pedrosa, yang berusia 21 tahun dan 162 hari, menjadi pembalap termuda yang berhasil 50 kali naik podium grand prix.

Teman satu timnya dari Spanyol dan juara bertahan Nicky Hayden, start dari urutan kesembilan dan delapan setelah bertarung singkat dengan pembalap Australia yang mengendari sepeda motor Suzuki, Chris Vermuelen.

Tiga pembalap mengalami kecelakaan di awal balapan. Pembalap Ducati, Loris Capirossi tergelincir keluar lintasan di putaran ketujuh, sementara pembalap veteran Spanyol yang mengendarai Honda, Carlos Checa dan Randy De Puniet yang mengendarai Kawasaki, keluar lintasan di putaran kedelapan.

Ilmor, tim terbaru MotoGP, yang bertarung bersama pembalap Australia, Andrew Piit, menghentikan lombanya di pit dan pembalap Inggris, Jeremy McWilliams gagal start setelah kecelakaan di kualifikasi.

Loma balap tersebut merupakan yang pertama sejak kapasitas mesin dikurangi dari 900cc menjadi 800cc.

Pos ini dipublikasikan di Berita, MotoGP dan tag , , , , , . Tandai permalink.