Lima Kemenangan Balapan Terheboh di F1

Johnny Herbert memenangi GP Eropa 1999

Formula Satu atau F1 sering kali dihinggapi dengan hal-hal heboh yang terkadang susah untuk dilupakan. Salah satunya adalah seorang pembalap yang mampu memenangi lomba secara heboh atau dalam artian lain sulit untuk dipercaya. Kali ini kami akan mengetengahkan 5 kemenangan terheboh di arena F1 modern saat ini.

1. BRASIL 2003 – HABIS HUJAN TERBITLAH BINGUNG:
Salah satu balapan terkacau dalam sejarah, hujan memenuhi sirkuit sejak awal lomba dan bahkan… sampai lomba dihentikan. Ini adalah balapan ke-700 F1 dan balapan ke-200 bagi Jordan Grand Prix. Selama balapan berlangsung, safety car lebih banyak memimpin lomba. Seorang Michael Schumacher yang jago dalam trek basah bahkan tidak kuasa menahan air hujan di Turn 3 dan akhirnya ia tersingkir usai menyenggol tembok. Tetapi cerita akan dimulai di lap 53 saat Giancarlo Fisichella menyalip Kimi Raikkonen untuk pimpinan lomba. Beberapa saat berselang Mark Webber kecelakaan hebat dan Fernando Alonso ikut terlibat di dalamnya. Balapan dihentikan, panitia tampak bingung menentukan hasil dan kemudian keluar keputusan bahwa Kimi Raikkonen (yang masuk pit di akhir lap 53) adalah juara lomba. Fisichella dan tim Jordan yang sempat gembira langsung lesu. Mereka kemudian protes, dan pada hari Jumat sepekan usai lomba, hasil balapan direvisi ulang. Fisichella sah memenangi balapan pertamanya di… pengadilan FIA!

2. EROPA 1999 – REZEKI DATANG DI SAAT TIDAK TERDUGA:
Balapan kacau lainnya. Bahkan sudah kacau sejak awal lomba saat start diulang gara-gara mobil Alex Zanardi dan Marc Gene berada tidak dalam kotak grid secara benar. Damon Hill mengalami mesin meledak saat start, membuat Alex Wurz menghajar Pedro Diniz sampai mengenai tembok. Awal bencana dimulai saat Heinz-Harald Frentzen yang memimpin lomba harus tersingkir karena mengalami masalah elektris. David Coulthard mengambil alih pimpinan lomba dan sayangnya berbuat salah dengan tetap memakai ban kering di lintasan basah, sehingga membuat Giancarlo Fisichella dan Ralf Schumacher berebut posisi satu dan dua. Ironisnya Fisi malah terperosok ke gravel dan tersingkir secara instan. Pimpinan lomba kemudian diambil alih Ralf, namun ironis ia malah mengalami masalah ban. Tanpa diduga, Johnny Herbert,  yang start dari P14 secara perlahan tapi pasti mampu naik saat pembalap-pembalap lain mengalami masalah. Herbert memimpin sampai garis finish. Memberikan kemenangan pertama dan satu-satunya bagi tim Stewart-Ford. Jarno Trulli memberikan podium untuk Prost GP dengan finish P2 dan Rubens Barrichello finish ketiga.

3. MONAKO 1996 – HARI KEJUTAN DI MONAKO:
Michael Schumacher meraih pole di balapan ini, tapi ia langsung tersingkir usai menabrak tembok tidak lama selepas start. Damon Hill berhasil mengambil alih pimpinan lomba, tetapi hanya bertahan sampai lap 40 saat mobilnya ngadat. Sebelumnya Hill sempat sukses membuat gap besar antara dirinya dengan Eddie Irvine di P2 yang tampil seperti kereta api. Balapan ini diwarnai cuaca hujan-kering-hujan selama berlangsung. Usai Hill tersingkir di lap 40, Jean Alesi memimpin selama 20 lap sampai akhirnya ia juga kandas dan menyerahkan pimpinan lomba kepada Olivier Panis yang beruntung tanpa mengalami insiden apapun setelah start dari… posisi 14. Sementara itu kejutan lain mendatangi Luca Badoer yang bertabrakan dengan Jacques Villeneuve di lap 40. Tiba saatnya balapan dinilai melebihi waktu dua jam yang ditentukan. Olivier Panis akhirnya memenangi GP Monaco dengan dramatis disusul David Coulthard dan Johnny Herbert. Secara garis besar hanya tiga pembalap yang berhasil mencapai garis finish dan sisanya kandas semua.

4. JERMAN 2000 – SEDIA BAN KERING SEBELUM HUJAN:
Lomba diawali dengan kecelakaan antara Michael Schumacher dan Giancarlo Fisichella di tikungan pertama. Duet McLaren, Mika Hakkinen dan David Coulthard dengan nyaman memimpin 1-2 dan Jarno Trulli dari Jordan di posisi tiga. Tidak ada yang menduga seseorang yang start dari P18 secara perlahan naik keatas. 11 lap sudah dan Rubens Barrichello yang start dari P18 sudah berada di P4. Posisi ini terus bertahan sampai seorang mantan karyawan Mercedes-Benz bernama Robert Sehli masuk ke atas trek dan membawa banner bertuliskan: ‘Mercedes Benz, who knew about my health problems, offered me a job I could not do and then sacked me for physical ineptitude after 20 years service’. Sebagai akibatnya safety car masuk mengamankan trek dan membuat jarak waktu antara dua McLaren dan Barrichello di P4 terpangkas. McLaren lantas melakukan blunder dengan memanggil masuk dua pembalapnya saat safety car berada di trek. Coulthard jadi korban dan ia terlempar kebelakang. Usai safety car masuk pit, balapan dimulai lagi dan kali ini terjadi lagi insiden antara Jean Alesi dan Pedro Diniz yang menyebabkan safety car kembali masuk trek. Kesempatan ini dimanfaatkan Coulthard untuk kembali ke posisi tengah dengan menyalip empat mobil sekaligus. Hujan kemudian turun dan beberapa pembalap mulai memikirkan untuk ganti ban, termasuk duet McLaren. Sebaliknya bagi Barrichello dirinya diperintahkan Ross Brawn untuk bertahan dengan ban kering apapun yang terjadi. Barrichello akhirnya memenangi balapan untuk pertama kalinya di F1 dan saking emosionalnya ia sampai menangis di atas podium.

5. HUNGARIA 2006 – PASANG MUR DENGAN BENAR:
Kimi Raikkonen meraih pole di kualifikasi, tapi kondisi hujan saat balapan membuat Kimi harus hati-hati. Sementara itu Fernando Alonso dan Michael Schumacher mendapat keuntungan dengan kondisi hujan setelah di kualifikasi mereka start di baris tengah. Alonso melakukan start gemilang dan berhasil naik 10 posisi di beberapa lap awal. Ia bahkan mengambil alih pimpinan lomba saat duet McLaren masuk pit. Sementara itu Kimi Raikkonen harus kandas usai bermasalah dengan ban basah dan kemudian ia disenggol Vitantonio Liuzzi. Safety car masuk, Schumi memimpin saat Alonso masuk pit. Tidak ada orang yang memperhatikan Jenson Button yang memutuskan tidak masuk pit dan mampu naik ke P2. Button dan Alonso bertarung beberapa lap sebelum Button masuk pit untuk isi bensin. Alonso juga melakukan hal yang sama dua lap kemudian, tetapi mekanik Renault melakukan kesalahan saat memasang mur  ban yang akhirnya membuatnya tersingkir. Button akhirnya memimpin lomba dengan ban kering sementara Schumi dengan ban intermediate nekat bertahan di P2 dan bertarung ketat dengan Pedro de la Rosa dan Nick Heidfeld dan terjadilah insiden memalukan saat Schumi melintir saat mempertahankan posisinya dari Heidfeld. Balapan usai, Button memenangi balapan untuk pertama kalinya di F1 sementara Schumi harus tertunduk lesu bersama Alonso.

Pos ini dipublikasikan di Formula 1, Motorsport dan tag , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.