Zona Memori #2: GP Brasil 2003 – Habis Hujan Terbitlah Bingung

Giancarlo Fisichella memenangi GP Brasil 2003

Giancarlo Fisichella memenangi GP Brasil 2003

Grand Prix F1 Brasil 2003 akan selalu dikenang dalam sejarah sebagai salah satu balapan paling membingungkan sepanjang masa. Bagaimana tidak, semula panitia lomba menyatakan Kimi Raikkonen sebagai juara balapan. Tetapi hanya dalam tempo satu pekan dan di ruang sidang pengadilan, FIA kemudian merevisi hasil balapan dan menyatakan Giancarlo Fisichella sebagai juara balapan tersebut. Amazing!!! Berikut kisah sebelum dan sesudah putusan pengadilan terjadi selengkapnya.

BRAZILIAN GRAND PRIX 2003 – AFTER THE RACE…
Kimi Raikkonen menjadi juara GP Brasil walau saat lomba dihentikan ia sedang tidak memimpin balapan. Giancarlo Fisichella yang ada di posisi terdepan dinyatakan sebagai juara kedua. Benar-benar balapan seru dan hancur-hancuran.

Lomba memasuki lap ke-52 dan kondisi trek masih licin akibat hujan yang turun sampai beberapa lap setelah balapan dimulai. David Coulthard yang sedang memimpin GP Brasil Senin (7/4/2003) memutuskan untuk masuk pit stop. Rekan satu tim Coulthard di McLaren, Kimi Raikkonen, mengambil alih pimpinan lomba. Namun posisi Kimi terancam karena Jordan Giancarlo Fisichella tepat berada di buntutnya. Tak berapa lama Fisichella mampu menyalip Raikkonen.

Pada lap ke-54 saat Fisichella memimpin, Jaguar yang dikemudikan Mark Webber menghantam tembok. Serpihan bodi mobilnya bertebaran di tengah-tengah trek Interlagos. Balapan pun dihentikan ditandai dengan kibasan bendera merah.

Namun Fernando Alonso dengan Renaultnya seperti tak melihat bendera. Ia masih ngebut dan kontan menghantam ban mobil Webber yang teronggok di tengah trek. Bummm! Mobil Alonso menghantam ban tadi dengan begitu keras sebelum kemudian menghajar tembok pembatas.

Renault biru-kuningnya hancur berantakan demikian pula dengan tyre wall yang porak poranda. Alonso mampu keluar kokpit dengan terpincang-pincang namun langsung terduduk di pinggir trek.

Apakah balapan akan dilanjutkan? Ternyata tidak karena sudah lewat 75 persen. Fisichella menang? Tidak juga! Pasalnya sesuai peraturan, hasil lomba dihitung dua lap sebelum balapan dihentikan.

Fisichella yang sudah merayakan kemenangan pertamanya setelah 110 kali ikut balapan F1 harus menerima kenyataan pahit. Ia harus puas di posisi kedua. Jordannya yang tiba-tiba terbakar saat parkir di tempat kehormatan seolah menjadi tanda kalau kemenangan pembalap Italia itu batal.

Kimi meraih kemenangan keduanya musim ini dengan berdiri gagah di podium teratas. Fisichella berdiri di sebelahnya dengan senyum yang terlihat dipaksakan. Alonso yang dinyatakan sebagai juara ketiga tak ada di podium karena sedang berada dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Lalu di mana pemegang pole position Rubens Barrichello? Apa yang terjadi dengan Michael Schumacher, Montoya, Button, Firman, Pizzonia? Semua harus out akibat licinnya trek atau kegagalan mesin.

Hasil lomba:

  1. Kimi Raikkonen (McLaren)
  2. Giancarlo Fisichella (Jordan)
  3. Fernando Alonso (Renault)
  4. David Coulthard (McLaren)
  5. Heinz-Harald Frentzen (Sauber)
  6. Jacques Villeneuve (BAR)
  7. Mark Webber (Jaguar)
  8. Jarno Trulli (Renault)

BRAZILIAN GRAND PRIX 2003 – AFTER THE COURT…
Federasi otomobil internasional Jumat membatalkan hasil (FIA) Grand Prix (GP) Formula Satu Brazil hari Minggu yang berlangsung semrawut dan memberikan kemenangan pertama kali bagi pembalap Jordan asal Italia Giancarlo Fisichella.

Kimi Raikkonen, pembalap McLaren asal Finlandia, yang sebelumnya dinyatakan sebagai juara grand prix di Interlagos itu, diturunkan menjadi pemenang kedua setelah pertemuan pengurus lomba balap tersebut di kantor pusat International Automobile Federation (FIA).

“Saya berterima kasih kepada Giancarlo, tim, Ford dan seluruh sponsor kami,” kata bos tim Jordan Eddie Jordan.

“Lomba balap hari Minggu itu benar-benar mendebarkan dan saya sangat berterima kasih kepada FIA yang telah mengkaji ulang hasil lomba hari Minggu itu secara rinci dan mengumumkan bahwa pemenangnya adalah Giancarlo,” katanya.

Hasil keputusan itu berdasarkan ketidakcocokan waktu, yang belum pernah terjadi dalam sejarah Formula Satu, karena bukti menunjukkan bahwa pemimpin lomba itu Fisichella sudah masuk satu lap dari lap ke-55 yang seperti yang diumumkan hari Minggu..

Grand Prix Brazil 71 lap itu dihentikan setelah terjadi dua tabrakan di sebelah kiri lap. Berdasarkan sistem penghitungan, maka juara adalah pembalap yang memimpin dua lap sebelum lomba itu dihentikan.

Fisichella telah berhasil melewati Raikkonen pada lap ke-54.

Kemenangan itu merupakan pertama kalinya bagi Fisichella setelah mengikuti 110 lomba dan pembalap Jordan pertama sejak pembalap Jerman Heinz-Harald Frentzen menjuarai Grand Prix Italia 1999.

Pembalap Italia yang terakhir menjuarai grand prix adalah Riccardo Patrese dari tim Williams di Jepang 1992.

Revisi Hasil GP F1 Brazil
Revisi hasil Grand Prix (GP) Formula Satu Brazil Minggu setelah FIA (federasi otomobil internasional) membatalkan hasil tersebut hari Jumat:

  1. Giancarlo Fisichella (Italia) Jordan
  2. Kimi Raikkonen (Finlandia) McLaren
  3. Fernando Alonso (Spanyol) Renault
  4. David Coulthard (Inggris) McLaren
  5. Heinz-Harald Frentzen (Jerman) Sauber
  6. Jacques Villeneuve (Kanada) BAR
  7. Mark Webber (Australia) Jaguar
  8. Jarno Trulli (Italia) Renault
  9. Ralf Schumacher (Jerman) Williams
  10. Cristiano Da Matta (Brazil) Toyota
Pos ini dipublikasikan di Berita, Formula 1, Motorsport dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.