Kemenangan Alonso #6 – Perancis 2005

Fernando Alonso di Perancis 2005

Fernando Alonso di Perancis 2005

SUARA PEMBARUAN – Fernando Alonso kembali meraih podium pertama untuk kelima kalinya musim ini. Sementara tim BAR Honda untuk pertama kalinya memperoleh poin lewat Jenson Button. Keperkasaan Renault dan Alonso ternyata masih terus berlanjut. GP Prancis menjadi bukti kemampuan mobil R25 yang jauh di atas pesaingnya. Balapan yang mengharuskan pembalap menyelesaikan 70 putaran sirkuit Magny Cours, Minggu (3/7/2005), dilahap Alonso nyaris tanpa masalah. Bahkan pembalap yang akhir bulan ini akan genap berusia 24 tahun itu, hanya menyisakan Kimi Raikkonen yang tidak dioverlapnya.

Sementara pembalap lain pasti melihat dengan jelas ketika buntut mobil Alonso melintas di depannya, termasuk juara dunia tujuh kali, Michael Schumacher. Hasil ini semakin mengukuhkan posisi Alonso di puncak klasemen sementara pembalap, masih dibuntuti oleh Kimi dan Schumi. Sementara di klasemen konstruktor, McLaren dan Ferrari yang sebelumnya berada di urutan dua dan tiga dengan nilai sama-sama 63, kini telah berubah berdasarkan sumbangan Kimi dan Schumi hari ini. McLaren sementara unggul dua poin atas Ferrari. Bagi Kimi hasil ini cukup memuaskan mengingat saat start, pembalap asal Finlandia ini berada di urutan 13.

Tetapi selain itu GP Prancis juga menjadi momen istimewa bagi tim BAR Honda. Sebab inilah kali pertama BAR memperoleh poin musim ini, lewat Jenson Button yang finis di urutan empat. Jalannya balapan Begitu lampu hijau menyala, Alonso langsung melejit dengan mulus diikuti pembalap Toyota Jarno Trulli. Sementara Rubens Barrichello yang start dari urutan lima, langsung menyalip pembalap BAR Honda, Takuma Sato sehingga berada persis dibelakang Schumi. Selama sepuluh lap pertama, hampir tidak ada aksi salip-menyalip antar pembalap. Aksi yang cukup menarik ialah bagaimana Kimi Raikkonen yang start dari urutan 13, merangkak naik ke urutan 10. Bahkan ketika kebanyakan pembalap melakukan pit stop, Kimi tiba-tiba sudah berada di urutan ketiga. Seperti yang sudah terlihat saat sesi kualifikasi, mobil R25 Alonso unggul jauh dibanding mobil lainnya.

Pada lap 21, pembalap asal Spanyol itu masuk pit untuk mengisi bahan bakar. Karena terlau jauh jaraknya dengan pembalap lain, ketika keluar pit, Alonso kembali menempati posisi terdepan. Kenyataan bahwa Kimi terus melaju hingga lap 28, membuktikan bahwa saat kualifikasi pembalap Finlandia itu membawa banyak bahan bakar. Jika saja bahan bakar yang dibawa di sesi kualifikasi lebih sedikit, maka tidak mustahil Kimi akan mengalahkan waktu Alonso. Berbeda dengan rata-rata tim lain yang meggunakan tiga pit stop, McLaren hanya dua kali. Ketika pit pertama di lap 28, Kimi menghabiskan waktu 9 detik lebih. Namun begitu kembali ke lintasan, ternyata posisinya masih di depan Schumi yang ditahan rekan setimnya Juan Pablo Montoya. Namun Montoya kemudian mengalami nasib sial di lap 48. Mobil MP4-20-nya mengalami masalah gearbox hingga tidak bisa melanjutkan balapan. Akibatnya Schumi kembali naik ke urutan tiga.

Memasuki 15 lap terakhir, Alonso telah mengoverlap hampir semua pembalap kecuali mulai dari urutan keempat yang merupakan rekan setimnya, Giancarlo Fisichella, Schumi dan Kimi. Fisichella sempat menempel ketat Schumi. Namun nasib sial lagi-lagi menimpa pembalap asal Italia itu. Saat pitstop terakhir, mesinnya sempat mati. Akibatnya Fisichella kehilangan cukup banyak waktu, dan turun ke urutan enam. Menjelang 10 lap terakhir, urutan balapan tidak banyak berubah. Alonso tetap memimpin balapan diikuti Kimi. Sementara Button mampu mempertahankan posisinya di empat besar. Ini merupakan prestasi terbaik tim BAR Honda musim ini, yang merupakan pertama kalinya BAR memperoleh poin. Namun Takuma Sato yang sempat berada di urutan depan, hanya finis di urutan 11.

Pos ini dipublikasikan di Formula 1, Motorsport dan tag , , , , , . Tandai permalink.