Fernando Alonso Juarai GP Inggris 2011

Fernando Alonso di GP Inggris 2011

Fernando Alonso di GP Inggris 2011

SUARA PEMBARUAN NEWS – Akhirnya setelah balapan berlangsung delapan seri dengan monoton, karena dominasi Sebastian Vettel dan tim Red Bull yang juara di tujuh seri, ajang Formula Satu (F-1) seri kesembilan mulai menunjukan akan ada persaingan yang seru di seri-seri selanjutnya. Tak lain karena keberhasilan pembalap tim Ferrari, Fernando Alonso menjadi juara Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (10/7) malam WIB.

Sejak dimulainya musim balapan F-1 2011, tercatat hanya McLaren yang mampu menandingi Red Bull. Itupun hanya satu atau dua seri saja. Selebihnya tim Red Bull dengan mobil berlogo banteng menanduk terlalu digdaya. Sempat timbul pesimistis di kalangan pencinta F-1 yang muli menganggap balapan mesin jet darat ini membosankan, karena juaranya itu-itu saja. Namun memang perlhan tapi pasti Ferrari mulai menunjukan kebangkitan yang berarti.

Ferrari memang sempat tampil kencang selama uji coba di awal musim. Namun sejak F-1 2011 dimulai di Australia, 27 Maret lalu mereka malah tenggelam. Namun perlahan-lahan tim kuda jingkrak mulai bangkit. Diantaranya mereka mampu membuat Fernando Alonso beberapa kali podium, termasuk posisi dua di GP Monaco.

Namun toh gelar juara yang diidam-idamkan belum mampu diraih. Akhirnya dengan pengembangan yang terus dilakukan pada pacuan F150, Ferrari mampu memangkas ketinggalannya dari mobil Red Bull, dari sedetik menjadi hanya 0,1 detik seperti yang terlihat pada sesi kualifikasi GP Inggris, Sabtu (9/7).

Kemudian akhirnya pada balapan Minggu,  tim kuda jingkrak mampu meraih gelar Grand Prix yang pertama. Sukses ini diraih juga karena berbau faktor keberuntungan.

Saat melakukan pitstop kedua, pemimpin lomba  Sebastian Vettel sempat terhambat beberapa detik. Penyebabnya karena mesin pencopot baut ban bermasalah saat mekanik mengganti ban. Jadilah posisinya diambil alih oleh Alonso yang teus memimpin hingga lomba selesai di putaran ke-52.

Vettel akhirnya harus puas menduduki posisi kedua. Rekannya Mark Webber di posisi tiga.

“Saya sempat menjajal mobil Ferrari tahun 1951 yang pernah juara di Silverstone. 60 tahun kemudian di sirkuit yang sama, dengan atmosfer yang sama, dan hasrat yang tetap sama antara saya dengan pembalap Ferrari tahun 1951 Jose Frolain Gonzales, kami meraih kemenangan. Saya merasa bangga, ini menjadi hari yang spesial,” ujarnya.

Pos ini dipublikasikan di Formula 1 dan tag . Tandai permalink.