Jenson Button dalam 22 Film James Bond

Jenson Button

Jenson Button, siapa yang bisa menyangka, pria periang dan murah senyum asal Inggris ini mampu bangkit dari mimpi buruk selama hampir 5 tahun (dari B.A.R 2003 sampai Honda 2008). Di tangan guru yang tepat (ya, Ross Brawn juga sukses menangani Schumi), ia akan menjadi juara dunia musim ini, dan ramalan tersebut terbukti benar saat Jenson Button melindas garis finish GP F1 Brasil 2009.

Jenson Button = James Bond (sama-sama JB), baik kita lihat fantastic ala tim RF1 berikut ini, yang menyamakan visi Jenson Button dengan 22 film James Bond. Dan kebetulan juga Jenson merupakan fans dari seluruh serial film James Bond produksi EON Productions.

1. DR. NO:
Benar apa kata Azrul Ananda. Banyak orang-orang yang sama sekali tidak mengharapkan Jenson keluar sebagai juara. Musim ini pun sama, ketika jagoan orang-orang yang berjuluk Ice Man gagal, para pendukungnya lantas pindah ke Baby Schumi. Berat dengan tekanan, Baby Schumi pun masih sering terlibat insiden anak muda. Sama seperti kasus Jorge Lorenzo yang mencoba mendekati Valentino Rossi. Kematangan adalah segalanya di ajang balap kelas dunia ini.

2. FROM RUSSIA WITH LOVE:
Menurut mitos, siapapun yang mampu menang di balapan pembuka musim (kecuali 1999, 2003, dan 2005) maka ia kemungkinan besar akan menjadi juara dunia di akhir musim. Dan lebih terasa indah lagi jika ia mampu mengkombinasikannya dengan kemenangan di Monte Carlo, karena balapan di sana sangat sulit sekali akibat sempitnya trek. Ramalan tersebut akhirnya terbukti tepat. Lagi-lagi pemenang di seri awal menjadi juara dunia di akhir musim.

3. GOLDFINGER:
Sentuhan tangan emas dari Ross Brawn memang seperti layaknya Raja Midas. Button sukses memanfaatkannya dengan baik dari awal musim sampai ia keluar menjadi juara dunia di Brazil kemarin.

4. THUNDERBALL:
Gangguan terbesar Jenson Button adalah saat Sebastian Vettel, Rubens Barrichello, dan Mark Webber mencoba menyambarnya beberapa kali. Tapi dengan kesabaran dan emosi yang terjaga, Button akhirnya bisa membuktikan bahwa dirinya memang mampu dan layak menjadi juara.

5. YOU ONLY LIVE TWICE:
Twice menurut kamus adalah dua kali, Jens nampaknya juga punya dua nyawa (lebih malah, mirip kucing) yang bisa membangkitkan dia dari jurang kehancuran saat terbuang dari Williams di akhir 2001 dan Honda di akhir 2008.

6. ON HER MAJESTY’S SECRET SERVICE:
Lewis Hamilton sudah meraih gelar penghargaan Order of British Empire dari Ratu Elizabeth II. Nampaknya sebentar lagi Button juga akan menerima penghargaan yang sama, karena baik Button maupun Hamilton sama-sama mengharumkan nama Kerajaan Inggris di muka dunia.

7. DIAMONDS ARE FOREVER:
Button sudah berhasil memenangi gelar juara dunia 2009. Ia akhirnya bergabung bersama legenda-legenda Inggris lainnya yang sudah pernah menjadi juara dunia F1, termasuk diantaranya Lewis Hamilton, Nigel Mansell, dan Damon Hill.

8. LIVE AND LET DIE:
Rival-rival kuat Jenson yang sempat meremehkannya di beberapa musim secara mendadak mati kutu di musim 2009 ini. Mereka adalah Ferrari, McLaren, Renault, dan BMW. Button sudah bisa membuktikan bahwa bergabung bukan dengan tim bagus pun, asalkan waktunya tepat dan didukung SDM yang bagus, maka akan membawa hasil yang bagus pula.

9. THE MAN WITH THE GOLDEN GUN:
Banyak yang menyangka bahwa pasukan merah dan silver-lah yang diprediksi akan menguasai musim 2009. Nyatanya tidak, malah mobil putih strip hijau yang menguasai trek F1. Senjata ampuh telah diciptakan dari Brackley, senjata yang awalnya hanya dianggap remeh, karena merupakan sampah dari tim Honda.

10. THE SPY WHO LOVED ME:
Para fans Button yang sempat kecewa selama beberapa tahun kini bisa riang gembira lagi dengan kesuksesan yang diraih Button tahun ini.

11. MOONRAKER:
Setelah nyaris gagal lepas landas, dan harus dengan pedih menyaksikan Lewis Hamilton melesat dengan cepat. Button akhirnya kebagian juga. Ia bisa merasakan terbang di dunia juara dunia, yang mungkin hanya akan ia rasakan sekali dalam seumur hidupnya.

12. FOR YOUR EYES ONLY:
Kehebatan Button di 2009 nyaris sama dengan Schumi di 2004 dan 2002, juga seperti Nigel Mansell di 1992. Momen langka yang mungkin sangat jarang terjadi, jadi please nikmati saja tahun ini sebagai tahunnya Button. Dan bagusnya lagi, tim yang dominan tersebut bukan Ferrari atau McLaren, malah Brawn GP, tim dadakan yang terbentuk hanya kurang dari satu bulan sebelum balapan 2009 dimulai.

13. OCTOPUSSY:
Hmm, wanita yang ada di sisi Button juga pastinya merasakan kesenangan dan keharuan saat Jenson menjadi juara. Dan tentu saja semua kakak Button (Button punya tiga kakak) yang kesemuanya perempuan, mereka pasti menjerit histeris saat adik bungsunya ini menjadi juara dunia F1 2009.

14. A VIEW TO A KILL:
Button pasti memandang setiap race tahun ini sebagai tantangan, apalagi Ross Brawn sebagai bos tim Brawn GP. Tantangan tersebut nyaris saja membuat Jenson tertekan, apalagi di paruh musim kedua saat ia didekati oleh Rubinho, Baby Schumi, dan Webbo. But, akhirnya Button bisa mengalahkan semua lawan-lawannya tersebut dengan gemilang, dan sampai titik darah penghabisan.

15. THE LIVING DAYLIGHTS:
Hidup Button yang tadinya mungkin termasuk paling sederhana di Inggris, tepatnya di London, akan berubah drastis seiiring statusnya sebagai juara dunia. Artinya mungkin kalau ia jalan-jalan di London, ia harus dikawal banyak pengawal, salah satunya mungkin ada yang dari MI6.

16. LICENCE TO KILL:
Ross Brawn sukses membuat mobil dengan jaminan menang balapan. Enam kemenangan untuk Button, dan dua kemenangan lain untuk Barrichello.

17. GOLDENEYE:
Terima kasih untuk pandangan mata elang dari Sir Frank Williams yang membawa Jenson Button ke ajang F1 di awal tahun 2000. Walaupun sayangnya, Frank tidak bisa membawanya menjadi juara dunia dengan mobil produksi tim Williams, setidaknya Frank masih senang alumnus sekolah F1-nya ini bisa sukses dengan baik.

18. TOMORROW NEVER DIES:
Hari-hari Jenson kedepan akan penuh dengan kesibukan. Kesibukan sebagai juara dunia F1 yang baru. Bagi Jenson tentu hal ini akan membuatnya semakin bersemangat, atau mungkin sesekali akan membuat ia kesal. Yang penting ia bisa menjalaninya dengan baik.

19. THE WORLD IS NOT ENOUGH:
Kemenangan yang Button raih di enam race paruh musim perdana 2009 tidak akan terasa lengkap, tanpa gelar juara dunia di akhir musim. Dan meskipun dengan langkah berat, Button masih bisa mewujudkan bahwa apapun yang ia raih tidaklah cukup tanpa diiringi perjuangan yang juga sama-sama berat.

20. DIE ANOTHER DAY:
Kita mungkin awalnya menduga, Jenson Button akan “tewas” dari ajang F1 ketika Honda keluar dari F1 di akhir tahun 2008. Nyatanya tidak, Button masih akan “berkeliaran” di ajang F1 selama beberapa musim lagi.

21. CASINO ROYALE:
Ibarat main kartu, musim ini kita melihat Jenson Button, Rubens Barrichello, Sebastian Vettel, dan Mark Webber bersaing diatas “meja” kasino F1 milik Bernie Ecclestone. Dan setelah bermain alot selama 16 ronde, akhirnya Button lah yang keluar sebagai pemenang.

22. QUANTUM OF SOLACE:
Mesin Mercedes-Benz dengan aero Brawn GP yang bagus (walaupun tanpa KERS) malah menjadi senjata mematikan musim 2009 ini. Saingannya adalah mobil Red Bull yang dibangun oleh kejeniusan Adrian Newey.

OK, itulah 22 film James Bond dalam kamus Jenson Button. Mudah-mudahan gelar yang diraih Jenson tahun ini berarti bagi kita semua, berarti bagi kita sebagai rakyat kecil. Bahwasannya di tengah-tengah kehidupan kaum raksasa (Ferrari, McLaren, Renault) ternyata Allah SWT masih berkenan memberikan sebuah rezeki bagi kaum wong cilik.

Pos ini dipublikasikan di Formula 1, James Bond, Motorsport dan tag , . Tandai permalink.